Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Gawat..! Pendemo Sebut Panwas Kerjanya Tidur

Gawat..! Pendemo Sebut Panwas Kerjanya Tidur

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Sekelompok pendemo yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Labuhanbatu Peduli Demokrasi Jujur menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah tempat, Selasa (15/12) siang. Mereka menuding adanya kecurangan dalam proses Pilkada di Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam aksinya, mereka menuntut Pilkada ulang dan meminta pihak Kepolisian agar melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait adanya kecurangan dan penyimpangan soal pilkada.

Dari pantauan wartawan puluhan massa membawa kertas berisi hujatan dan aspirasi tiba didepan Mapolres Labuhanbatu sekira pukul 10.00 wib yang dijaga ketat aparat kepolisian dari Mapolres setempat, kemudian, satu jam berlanjut berorasi ke KPUD Labuhanbatu dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan sejumlah personil Brimob dari Poldasu dan terakhir sekira pukul 13.00 tiba di Panwas Kabupaten Labuhanbatu.

Sejumlah massa tampak membentangkan tulisan berukuran 2×1 meter bertuliskan “Panwas Kerjanya Tidur”. Dengan menggunakan pengeras suara dan para orator menyampaikan secara bergantian.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Labuhanbatu Ira Wirtarti mengatakan saat itu, kiranya para pengunjukrasa agar bersabar dengan keputusan akhir penghitungan sesuai jadwal yang ditentukan dan diumumumkan KPUD setempat.

“KPUD Labuhanbatu tidak pernah memberi verifikasi lembaga manapun tentang pengitungan cepat ataupun penghitungan sebenarnya, yang ada hanya penghitungan di TPS-TPS,” ujarnya.

Dikatakannya, KPUD Labuhanbatu telah melakukan rekapan-rekapan secara manual di setiap Kelurahan. Mengenai hasil yang dikeluarkan di situs halaman website KPU pusat, Ira berpedoman KPUD di seluruh Indonesia mengirimkan hasil C-1 ke KPU Pusat agar bagi warga yang ingin melihat dapat mendapatkan informasi yang lebih transparan.

“Sesuai aturan yang berlaku, KPUD Labuhanbatu dan KPUD di Seluruh indonesia harus mengirimkan formulir C-1 ke KPU Pusat, agar warga dapat melihat informasi yang dibutuhkan dengan jelas,” katanya.

Terpisah, koordinator aksi, Ishak membantah bahwa unjuk rasa yang dilakukan adalah berasal dari pasangan calon yang ikut dalam Pilkada Kabupaten Labuhanbatu. “Tidak, Tidak benar massa ini dari pasangan calon yang ikut dalam Pilkada Kabupaten Labuhanbatu,”tegasnya.

Menurut Ishak, sejumlah massa yang berunjukrasa berasal dari warga masyarakat yang menginginkan demokrasi yang jujur.

Puluhan polisi tampak melakukan penjagaan dan mengatur arus lalu lintas. Arus kendaraan terpantau lambat dan menyebabkan kemacetan sepanjang satu kilometer di jalan WR. Supratman dan menganggu aktivitas warga yang melintas.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...