Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Gawat..! Pelayanan RSUD Rantauprapat Dinilai Buruk

Gawat..! Pelayanan RSUD Rantauprapat Dinilai Buruk

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Gawat..! kata itu tepat dilontarkan untuk pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat yang dikelola pemerintah setempat. Karena pelayanan kesehatan yang diberikan terhadap pasien yang berobat sungguh sangat buruk dan menjijikkan.

Seperti contoh yang di alami Irpan (42) (Foto) warga Dusun 5 Lorong Setia, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal selama 21 hari. Padahal pasien mengalami penyakit yang cukup serius dialami.

“Sebelumnya sudah pernah berobat kerumah sakit umum ini pada tanggal 18 -8 – 15 selama 21 hari namun kondisi tetap memburuk, bahkan semangkin membusuk pada bagian perut pasien,”Kata Ruslah Br.Nasution pada Wartawan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD, Selasa (29/9).

Dilanjutkannya,meski keterangan dari dokter jaga Raja pasien sudah dilakukan tindakan operasi besar, namun berbeda dengan keterangan dokter Lili yang menyatakan pasien belum pernah dilakukam tindakan operasi pada pasien.Sehingga atas keteragan yang berbeda keluarga pasien merasa kecewa terhadap keterangan pada dokter jaga yang mengatakan sudah dilakukan operasi pada pasien.

“Saya merasa kecewa terhadap pelayanan yang diberikan terhadap suami saya yang sedang menjalani perawatan dari pihak Rumah Sakit,Keluaraga juga merasa kecewa terhadap pelayanan selama 21 hari yang dia alami, tidak ada respon dari pihak RSUD,”ucap istri Irpan.

Ditambahkannya,sebelumnya suaminya sudah berobat selama 21 hari, tapi tidak ada perubahan terhadap pasien, bahkan sampai disarankan berobat jalan sementara kondisi penyakit yang di alami cukup serius,”keluh Ruslah.

Menaggapi hal itu Fendry Nababan selaku Ketua LSM-SIKAP (Suara Informasi Korupsi Anggaran Pemerintah) Labuhanbatu mengatakan ia sangat kecewa atas pelayanan di RSUD Rantauprapat sangat buruk. Parahnya lagi,pasien yang berobat tidak menerima pelayanan yang maksimal khususnya pasien yang menggunakan kartu Jamkesmas, BPJS dan lainnya,”cetusnya.

“Pastilah kecewa degan pelayanan seperti itu,jagan karena kelas 111 dirawat hingga tak diurus,”bilang Fendri.

Hal senada juga disampaikan Sahrul Efendi selaku ketua KNPI Kecamatan Panai Hulu mengatakan dalam kondisi parah seperti itu hendaknya pihak rumah sakit jagan menelantarkan karena orang yang tak memiliki uang.

“Bolak baliklah rumah sakit ini terkesan buruk kali pelayanannya, apa karena harus ada uang saja baru mereka layani dirumah sakit umum ini,”tanya Sahrul.(ab/ss/rp)

Kata kunci terkait:
definisi gizi buruk di rsud rantau prapat

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...