Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Eksekusi Putusan Panwaslih, KPU Terima Pendaftaran Yul-Ham

Eksekusi Putusan Panwaslih, KPU Terima Pendaftaran Yul-Ham

Gunungsitoli, suarasumut.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli menerima pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli AKBP (Purn) Yuliaman Zendrato, SH, MH dan Hi.Ilham Mendrofa (Yul-Ham) di kantor KPU Kota Gunungsitoli, Desa Dahana Tabaloho, Kota Gunungsitoli, Sabtu (12/9).

Saat menerima berkas paslon Yul-Ham, Ketua KPU Kota Gunungsitoli Sokhiatulo Harefa memberitahu, pendaftaran Yul-Ham diterima KPU Kota Gunungsitoli, karena menindaklanjuti atau mengeksekusi keputusan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Gunungsitoli.

Namun, paslon Yul-Ham belum sah menjadi calon Wali Kota Gunungsitoli dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli, karena berkas paslon Yul-Ham akan diverifikasi dan paslon Yul-Ham harus mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Pirngadi Medan tanggal 14 September 2015.

Penetapan paslon Yul-Ham diterima atau tidak sebagai calon Wali Kota Gunungsitoli dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli akan ditentukan oleh KPU Kota gunungsitoli pada rapat pleno yang digelar KPU Kota Gunungsitoli pada tanggal 23 September 2015.

Sempat Terjadi Penolakan

Sesuai pantauan wartawan, sebelum menerima berkas paslon Yul-Ham yang hadir di kantor KPU Kota Gunungsitoli pukul 14.00 wib, KPU Kota Gunungsitoli sempat melakukan penolakan terhadap berkas paslon Yul-Ham.

Paslon Yul-Ham dianggap mengulangi kesalahan yang sama dan melanggar PKPU nomor 9 dan nomor 12, karena tidak dapat menghadirkan unsur pimpinan Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi Ancol.

Pada pendaftaran, paslon Yul-Ham hanya menghadirkan sekretaris DPD Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi Ancol Orodugo Harefa, dan tidak dapat ketua DPD Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi Ancol Nehemia Harefa.

Akibat penolakan tersebut, sempat terjadi ketegangan dan perdebatan yang alot terkait pengertian PKPU nomor 9 dan nomor 12 antara KPU Kota Gunungsitoli dengan paslon Yul-Ham, sehingga untuk menggantikan Ketua DPD

Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi y Ancol yang tidak hadir, paslon Yul-Ham mengusulkan unsur pimpinan partai yang hadir sebagai pengganti.

Sehingga, KPU Kota Gunungsitoli menggelar rapat pleno tertutup selama satu jam, dan setelah menggelar rapat pleno, KPU Kota Gunungsitoli akhirnya menerima berkas dan pendaftaran paslon Yul-Ham dengan syarat wajib melengkapi berkas yang kurang sesuai permintaan KPU.

Berita Acara Diteken Wakil Ketua

Untuk menandatangani berita acara pendaftaran dan penyerahan berkas, Ketua DPD Partai Golkar Kota Gunungsitoli Nehemia Harefa yang tidak hadir digantikan oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi Ancol Harlis Gea.

Namun, sekretaris DPD Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi Ancol Orodugo Halawa menolak menandatangani berita acara yang ditandatangani Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Gunungsitoli versi Ancol Harlis Gea.

Sehingga, KPU membuat dua berita acara. Berita acara pertama yang mencantumkan nama sekretaris DPD partai Golkar Orodugo Halawa hanya ditandatangani Wakil Ketua DPD Partai Golkar Harlis Gea, sedangkan berita acara kedua yang mencantumkan nama Ketua DPD partai Golkar Nehemia Harefa hanya ditandatangani sekretaris DPD Partai Golkar Orodugo Halawa.

Takut Melanggar Aturan

Sekretaris DPD Partai Golkar versi Ancol Orodugo Halawa yang ditemui wartawan usai pendaftaran, menerangkan, alasan dia tidak menandatangani berita acara pertama, karena mencantumkan nama Wakil ketua dan bukan ketua DPD Partai Golkar.

Dia tidak ingin melanggar aturan partai, sebab keabsahan wakil ketua dalam menandatangani berita acara dia ragukan, apalagi tidak disertai dengan surat kuasa dari Ketua DPD partai Golkar Kota Gunungsitoli Nehemia Harefa.

“Kalau berita acara yang mencantumkan nama wakil ketua Harlis Gea, belum atau tidak mau saya tandatangani. Kalau berita acara yang ada nama ketua DPD partai Golkar Nehemia Harefa, sudah saya tandatangani tadi,” tegas Orodugo kepada wartawan.(ih/ss/gs)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...