Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Edar Narkoba, Oknum PNS Dibekuk Di Kota Gunungsitoli

Edar Narkoba, Oknum PNS Dibekuk Di Kota Gunungsitoli

Gunungsitoli, suarasumut.com — Diduga mengedarkan narkotika dan obat obatan terlarang (Narkoba) jenis sabu, SD (29), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kota Gunungsitoli dibekuk personil Satuan Narkoba Polisi Resor Nias, Jum’at (25/9).

Sehari kemudian, Sabtu (26/9), personil Sat Narkoba Polres Nias yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Nias AKP.Arius Zega, SH, MH kembali membekuk seorang wanita berinisial NMN, warga Desa Lolozasai, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli.

Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH melalui Pjs.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli, ketika ditemui wartawan di Mapolres Nias, Senin (28/9), membenarkan jika Sat Narkoba Polres Nias telah menangkap dua orang pengedar narkoba di Kota Gunungsitoli.

Keduanya ditangkap pada tempat dan hari yang berbeda di Kota Gunungsitoli. SD, oknum PNS yang bertugas di Kota Gunungsitoli, ditangkap personil Sat Narkoba Polres Nias di Jalan Muhammad Hatta, Kota Gunungsitoli, Jum’at (25/9) pukul 17.30 wib, tepatnya di samping Hotel Nias Palace.

Dari tangan SD, Polisi berhasil menyita barang bukti 1 paket narkoba jenis sabu. Sedangkan NMN ditangkap sehari kemudian di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Sabtu (26/9) pukul 18.00 wib, dan dari tangan NMN, Polisi menyita barang bukti 1 paket narkoba jenis sabu.

Kini keduanya telah mendekam di sel tahanan Mapolres Nias, dan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Keduanya terancam hukuman minimum 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup.

Kepada wartawan, Pjs.Paur Humas Polres Nias menambahkan, Kapolres Nias tidak lupa mengimbau masyarakat untuk menjauhi, dan menyalahgunakan Narkoba. Dia telah memerintahkan Sat Narkoba Polres Nias untuk tetap eksis dalam memberantas Narkoba tanpa pandang bulu, sesuai perintah Presiden RI.

Sedangkan kedua tersangka, telah menyesali perbuatannya, dan mengakui kepada penyidik telah bergelut dengan barang haram tersebut sejak tahun 2013.(sw/ss/gs)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...