Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Dugaan Korupsi Normalisasi Sungai Di Kabupaten Nias Barat Masuk Lidik

Dugaan Korupsi Normalisasi Sungai Di Kabupaten Nias Barat Masuk Lidik

Gunungsitoli, suarasumut.com — Kasus dugaan korupsi pelaksanaan proyek normalisasi sungai Lahomi-Moro,o-Siwalawa di Kabupaten Nias Barat yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Gunungsitoli masuk tahap penyelidikan. Tim teknis Kejaksaan Negeri Gunungsitoli sedang melakukan spesifikasi dan penghitungan volume pekerjaan proyek tersebut.

Hal tersebut diutarakan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Junius Zega, SH, MH kepada wartawan ketika ditemui di kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Jalan Soekarno, Kota Gunungsitoli, Rabu (27/5).

Menurut Junius, proyek normalisasi sungai Lahomi – Moro’o – Siwalawa di Kabupaten Nias Barat, dikerjakan oleh CV.Wendy dengan direktur Khamozaro Halawa. Pagu dana proyek tersebut sebesar Rp 1,5 milliar tahun anggaran 2013.

Penyidik Kejari Gunungsitoli telah memeanggil dan mengambil keterangan sejumlah pihak yang diduga ikut terlibat dalam dugaan korupsi proyek normalisasi sungai tersebut, dan yang belum menghadiri panggilan penyidik hingga saat ini adalah direktur CV.Wendy atau pelaksana pekerjaan atas nama Khamozaro Halawa.

Namun, dia memberitahu, dalam waktu dekat, Kejari Gunungsitoli akan melayangkan kembali panggilan kedua kepada Khamozaro, dan apabila tidak diindahkan, Kejari Gunungsitoli akan menempuh jalur lain sesuai ketentuan yang berlaku.(sh/ss/gs)

Kata kunci terkait:
Berita Korupsi di Nias Barat

Lihat Juga

Polemik UU MD3 Harus Jadi Pelajaran Bagi DPR

Jakarta | suarasumut.com  –  Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *