Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Dugaan Korupsi, Kajari Rantauprapat Diminta Periksa Kades

Dugaan Korupsi, Kajari Rantauprapat Diminta Periksa Kades

Bilah Hilir, suarasumut.com – Kejaksaan Negeri Rantauprapat diminta memeriksa Kepala Desa Negeri Lama Seberang Kecamatan Bilah
Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Akhyar Ritonga. Pasalnya, selama menjabat satu periode sebagai Kepala Desa, Akhyar dinilai tidak transparan dalam penggunaan anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk desa itu.

Hal itu dikatakan Mantan Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Negeri Lama Seberang, Sugimen, kepada suarasumut.com saat dikonfirmasi via selular 8/7 terkait adanya kucuran dana dari dinas kehutanan Kabupaten Labuhanbatu tahun 2013 untuk pengadaan bibit
perkebunan rakyat senilai Rp. 50 jt (Lima puluh juta rupiah).

Adanya kucuran dana tersebut,lanjut Sugimen, Kepala Desa tidak pernah mengundang anggota pemerintahan desa guna bermusyawarah untuk pengalokasian dana itu.”kita selaku pihak BPD tidak pernah dilibatkan,termasuk LKMD dan kepala dusun lainnya,”ujar Sugimen.

Selain itu tambah Sugimen, penggunaan dana ADD juga tidak transparan dalam pengalokasian dana untuk kegiatan kepemudaan dan keagamaan. Menurut Sugimen,di desa itu cukup banyak club olah raga maupun organisasi remaja Mesjid di desa itu, namun, selama Akhyar menjabat, tidak pernah ada club olah raga maupun remaja Mesjid yang pernah menerima kucuran dana dari ADD yang dikhusukan untuk kepemudaan dan keagamaan.

“Yang pasti dana pokmas tidak jelas pendistribusiannya. Belum lagi masalah raskin yang dijual di atas HET (harga eceran tertinggi),oleh sebab itu, kita meminta Kejaksaan memeriksa Kepala Desa Negeri Lama Seberang,”ungkap Sugimen dengan nada tinggi.

Sebelumnya, hal senada juga dikatakan ketua BPD saat ini H.Irianto Sirait kepada suarasumut.com via selular tentang tidak transparansi Kepala Desa kala menerima kucuran dana dari pemerintah.

“Kita tidak pernah tahu ada dana bantuan dari dinas kehutanan Pak, Karena tidak pernah ada pemberitahuan kepada kita adanya kucuran dana itu. Selayaknya memang diusut Pak,”sebut Irianto.

Kepala DesaNegeri Lama Seberang dikonfirmasi via selular terdengar nada masuk namun ia tidak bersedia mengangkat panggilan. Di konfirmasi via sms juga tidak berkenan memberikan balasan.

PPK (Pejabat pembuat komitmen) Dinas Kehutanan dan perkebunan Kabupaten Labuhanbatu,Nur Harahap yang saat ini sudah mutasi ke Dinas Pertanian Labuhanbatu juga tidak berkenan memberikan tanggapan ketika di konfirmasi via selular dan SMS. Ditemui di kantornya juga tidak ada di tempat. (ta/ss/bh)

Lihat Juga

Terkait France Bakeri Rantauprapat Jual Kue “Basi” Dinkes Labuhanbatu Akan Tindaklanjuti

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Terkait France Bakeri yang diduga menjual Kue Basi terhadap Konsumen, Kepala ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *