Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Dr. Tigor : Tujuan Tabligh Akbar, Mengingatkan Bahwa Kita Punya Tahun Baru Islam

Dr. Tigor : Tujuan Tabligh Akbar, Mengingatkan Bahwa Kita Punya Tahun Baru Islam

RANTAUPRAPAT, suarasumut.com – Ini adalah Tabligh Akbar pertama kali dan ini sangat membahagiakan dalam masa kepemimpinan saya sebagai Bupati Labuhanbatu, tujuan saya adalah untuk mengingatkan bahwa kita punya Tahun Baru Islam dan ini harus kita tanamkan dalam hati anak kemanakan kita dengan niat untuk membesarkan syiar islam khususnya di Kabupaten Labuhanbatu.

Demikian antara lain dikatakan Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar, SpPD, Sabtu (15/11) sore di Lapangan Ikabina Rantauprapat dalam acara Tabligh Akbar Memperingati Tahun Baru Islam 1436 H yang bertemakan, “Melalui Peringatan Tahun Baru Islam, Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa Untuk Mewujudkan Masyarakat Labuhanbatu Yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera”.

Lebih lanjut dikatakan Tigor, Anak kemanakan kita akan bisa menjadi qori terkenal seperti H Fakhruddin Sarumpaet kalau mau belajar mengaji, karena hamper disemua mesjid sekarang sudah ada Program Labuhanbatu Mengaji, bahkan anak-anak Labuhanbatu Mengaji sudah ada yang hafal 1 zus Al Qur’an, untuk itulah pada kesempatan ini saya harapkan dukungan ibu-ibu para jamaah Tabligh Akbar untuk mengajak dan menyuruh anak kemanakannya belajar mengaji ke mesjid, sebab tanpa dukungan dan peran serta ibu-ibu maka Program Labuhanbatu Mengaji ini tidak akan berjalan.

Pada arahan singkatnya Bupati Labuhanbatu meminta kepada Kepala Kantor Kementerian Agama, agar pada masa-masa yang akan datang supaya dapat dipertandingkan atau diperlombakan surah Arrahman “Nikmat Tuhan yang mana lagi yang kau dustakan” yang ada dalam Al Qur’an, untuk perlombaan atau pertandingannya nanti pada Tahun 2015 hadiahnya dari saya, kata Tigor.

Kakankemenag Labuhanbatu Drs. H Dahman Hasibuan, MA dalam laporannya menjelaskan, Peringatan Tahun Baru Islam yang kita laksanakan ini sesungguhnya tidak lebih, hanya merupakan salah satu perwujudan komitmen keimanan kita untuk mengenang kembali perjuangan Rasulullah Muahammad SAW terhadap agama islam yang mulia dan mengkhatulistiwanya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dijelaskannya, Bapak Bupati Labuhanbatu begitu menunjukkan perhatian yang besar bagi kemajuan di bidang agama dan pendidikan, khususnya Program Labuhanbatu Mengaji yang melibatkan 220 Mesjid di seluruh Kabupaten Labuhanbatu, ini merupakan upaya untuk mempersiapkan generasi islam yang diawali dengan upaya membasmi buta aksara Al Qur’an ditengah-tengah masyarakat, yang pada gilirannya program tersebut akan menjadi langkah nyata dalam membumikan Al Qur’an di tanah Ikabina En Pabolo, juga program bantuan bagi Bilal Mayit dan Nazir Mesjid. Bahkan Bapak Bupati juga telah melaksanakan program pemberian bantuan Beasiswa bagi siswa yang lulus di Perguruan Tinggi Negeri dan Beasiswa bagi Mahasiswa kurang mampu, baik yang berasal dari sekolah umum maupun dari madrasah.

Akhirnya Kakankemenag menerangkan, bahwa tanggal 13 Nopember 2014 telah dilaksanakan perlombaan Azan, Tartil Qur’an yang pesertanya adalah anggota Labuhanbatu Mengaji dan dilaksanakan juga kegiatan perlombaan penyelenggaraan jenajah, dimana pesertanya adalah group penyelenggaraan jenajah atau Bilal Mayit se- Kabupaten Labuhanbatu, kemudian Sabtu (15/11) juga telah dilaksanakan kegiatan Pawai Ta’aruf dan Karnaval Mobil Hias dimana pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan sukses, kata Dahman Hasibuan.

Sementara, Ustadz H Syamsul Arifin Nababan sebagai penceramah yang sengaja diundang dari Jakarta dalam kegiatan Tabligh Akbar itu, antara lain mengatakan, Mengaji itu adalah tradisi kita, “anak-anak hendaknya sejak kecil sudah dididik belajar Al Qur’an, karena Al Qur’an itu satu-satunya kitab suci yang masih otentik wahyu Allah yang masih murni, kitab suci yang lain sudah mengalami perubahan, makanya tadi ketika Al Qur’an dibaca oleh pakarnya ustadz H Fakhruddin, bapak ibu begetar atau tidak, kalau bapak ibu mendengarkan ayat seperti tadi tidak bergetar juga hatinya, barangkali hatinya sudah konslet dan itu perlu dibawa kebengkel rohani”.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu, diantara ciri-cirinya, yang pertama kata Allah, apabila disebut nama Allah langsung bergetar hatinya, dengar Azan ‘Allahuakbar-Allahuakbar’ bergetar hatinya sehingga kalau dia tidak sedang mengaji, pekerjaan-pekerjaan yang bersifat keduniaan ketika mendengar suara Azan, dia tinggalkan semua pekerjaan itu dan dia langsung menyambut panggilan Allah” itulah ciri orang yang beriman kepada Allah, kemudian yang kedua, apabila dibacakan ayat-ayat Allah kepada mereka, langsung dan spontan bertambah imannya”, kata Ustazd Nababan.

Menurut Ustazd Nababan, bersyukurlah kita menjadi orang islam yang telah membesarkan peringatan tahun baru islam dan kita tidak boleh membesarkan agama lain, karena tiap-tiap ummat itu punya tahun baru, makanya pada hari ini momentum peringatan tahun baru islam 1436 H ini saya fikir sangat tepat bagi kita untuk melakukan instrokpeksi dan melakukan assabah.

Kegiatan Tabligh Akbar yang dihadiri ribuan jemaah perwiritan kaum ibu dan bapak itu turut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, Plt. Sekdakab dan Unsur Muspida serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu dr Hj Fitra Laila, Sp.THT dan para Kepala SKPD.(ta/ss/lb)

Kata kunci terkait:
tujuan tabligh akbar, tujuan diadakannya tabligh akbar, tujuan diselenggarakan tahun baru islam, labuhan batu mengaji, tujuan dari acara tabligh akbar, tujuan dilaksanakannya tabligh akbar, tujuan tablig akbar, tujuan tablig akbar terhadap masyarakat, tujuan/tablig/akbar

Lihat Juga

Walikota Sibolga Lantik 9 Pejabat Eselon II Dan Kepala PDAM Tirta Nauli

SIBOLGA | suarasumut.com  –  Walikota Sibolga, Drs.HM.Syarfi Hutauruk,MM, lantik sembilan pejabat Eselon II dilingkungan Pemko ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *