Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› dr. Tigor, Semua Masyarakat Akan Kebagian Pembangunan, Tapi Harus Sabar Menanti

dr. Tigor, Semua Masyarakat Akan Kebagian Pembangunan, Tapi Harus Sabar Menanti

Rantauprapat, suarasumut.com – Bupati Labuhanbatu, dr. H. Tigor Panusunan Siregar, Sp.PD dengan tegas mengatakan bahwa semua masyarakat akan kebagian pembangunan tapi harus sabar menanti, karena penduduk Kabupaten Labuhanbatu yang berjumlah sekitar 530.000 jiwa tersebut harus juga kebagian pembangunan itu, jadi harap maklum karena ada saudara kita di Pondok Papan yang 68 Tahun tidak punya jalan, ada saudara saya di Labuhanbilik dan Sei Berombang yang baru bisa kita buka jalannya selama 68 Tahun, semua dapat bagian, hanya istilah dr. Tigor “Sabar Menanti”.

Hal itu dijelaskan Tigor dihadapan ratusan masyarakat lingkungan Bulucina Kelurahan Sidorejo Kecamatan Rantau Selatan, Rabu (28/5) Malam dalam acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1435 H di Mesjid Istiqomah.

Keinginan masyarakat untuk pembangunan jalan lingkar sepanjang 1,5 Km sudah saya adopsi dan tahun ini akan kita bangun sepanjang 500 Meter untuk tahap pertama dan pada Tahun 2015 mendatang akan kita tambah 1 Km lagi, untuk itu saya harap masyarakat di daerah ini harus sabar menanti, kata Tigor meyakinkan warga masyarakat Sidorejo.

Tigor Menambahkan, Malam Rabu kemarin saya menghadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Desa Linggatiga Kecamatan Bilah Hulu, disana saya sangat gembira sekali karena dalam perlombaan yang dilaksanakan oleh panitia, anak kemanakan kita yang duduk di Sekolah Dasar usia 4 Tahun sudah pandai mengaji atau baca Al Qur’an dan Azan serta membaca ayat-ayat pendek, ini adalah hasil dari Program Labuhanbatu Mengaji.

Mesjid Istiqomah Bulucina Kelurahan Sidorejo Tahun 2015 akan ikut dan masuk dalam Program Labuhanbatu Mengaji, harapan saya, yang mengaji jangan anak-anak kecil saja, tetapi juga orang tua pun dapat belajar mengaji di Mesjid ini nantinya “Hapal Kaji Karena Diulang”, kata Tigor mengingatkan.

Disisi lain kegembiraan itu diungkapkan Tigor, dari hasil kerja Kader Dasawisma, bahwa angka kematian bayi di Labuhanbatu turun sekitar 100 persen, kemudian Ibu Melahirkan turun 50 persen, yang menurunkan ini bukan hanya pihak Dinas Kesehatan akan tetapi adalah hasil kerja keras ibu-ibu Kader PKK, Posyandu dan Kader Dasawisma, terangnya.

Kegembiraan saya yang terakhir pada malam ini adalah saat menerima informasi bahwa anak kemanakan kita dari Labuhanbatu yang lulus masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui Jalur Undangan sudah menembus 443 orang, sedangkan pada tahun 2013 lalu hanya 313 orang, kepada mereka akan saya berikan beasiswa dan program ini sudah berlangsung selama 2 tahun, untuk itu saya ingatkan kepada anak-anak yang akan duduk dibangku kelas III untuk rajin belajar, kejar prestasi kalian untuk mendapatkan beasiswa ini dan kepada para orang tua, saya harapakan dapat mendorong anak-anak kita agar lebih giat belajar dan masuk ke Mesjid untuk belajar mengaji, harap Tigor diakhir pengarahannya.

Drs. M. Z. Nasip selaku Tokoh Masyarakat dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan peringatan Isra’ Mi’raj yang bersejarah bagi kita, karena peringatan ini dihadiri oleh Bupati Labuhanbatu, mudah-mudahan ini menjadi barokah, kemudian perlu saya jelaskan bahwa Lingkungan Bulucina adalah bagian terujung di Kecamatan Rantau Selatan dan yang jadi permasalahan bagi kami adalah masalah jalan lingkar dari simpang N.3 s/d simpang Tower Kelurahan Sidorejo, kami mohon perhatian bapak Bupati untuk diaspal, karena jalan ini adalah idaman masyarakat Bulucina Kelurahan Sidorejo, ungkapnya.

Disisi lain Nasip dengan tegas mengatakan, bahwa masyarakat di Kelurahan ini sangat mendukung Program Labuhanbatu Mengaji yang saat ini sedang bapak galakkan, tapi belum tersentuh di Mesjid Istiqomah ini, untuk itu kami juga mohon perhatian bapak agar Program Labuhanbatu Mengaji itu dapat dilaksanakan di Mesjid Istiqomah, katanya berharap.

Peringatan Isra’ Mi’raj yang dilaksanakan di Mesjid Istiqomah Lingkungan Bulucina Kelurahan Sidorejo itu diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Al Ustadz Datu Mulkan Nasution, SHi dari Kota Pinang, yang dihadiri Asisten Pemerintahan, Para Kepala SKPD dan Camat Rantau Selatan serta Lurah Sidorejo.(ta/ss/ra)

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.