Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Disinyalir Polsek Kualuh Hilir Tangkap Lepas Tiga Pengguna Sabu

Disinyalir Polsek Kualuh Hilir Tangkap Lepas Tiga Pengguna Sabu

Tanjungleidong | suarasumut.com  –  Polsek Kualuh Hilir diduga tangkap lepas tiga pemakai sabu asal Desa Simandulang Kecamatan Kualuhleidong Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Informasi yang didapat, penangkapan pemakai sabu terjadi pada malam Minggu tanggal 29 Juni baru baru ini di salah satu rumah kosong. Hal ini menjadi tanda tanya besar dikalangan masyarakat. Ketiga orang yang berhasil diringkus bernama Soip (23), Tomek (25), Fahri (20) ketiganya berasal dari desa yang sama.

Menurut sumber salah seorang warga berinitial Uck (50) kepada suarasumut.com mengatakan, dia heran dan enggak habis pikir, padahal tiga orang pemakai sabu jelas jelas sudah diringkus pihak Polsek Kualuh Hilir kenapa bisa keluar begitu saja.

Lanjutnya, menurut informasi keluarnya ketiga orang tersebut diduga adanya permainan hukum oleh pihak oknum Polsek.

Sementara Kades Simadulang Sangkot saat dikonfirmasi wartawan perihal penangkapan tiga warganya yang sedang pesta narkoba, menjelaskan, itu benar. “Akan tetapi saya saat itu tidak berada di desa saat ada penangkapan. Mungkinlah tapi saya cek dulu,”ucapnya dengan singkat.

Kapolsek Kualuh Hilir AKP Sahrul SH saat dikonfirmsi rekan rekan wartawan di kantornya mengenai dugaan tangkap lepas, beliau mengatakan memang benar ada penangkapan. “Kita amankan tiga orang sedang memakai sabu dengan barang bukti kaca dan bong. Tapi sayang sabunya enggak ada, yang ada hanya sedikit makanya kita lepas.

Ketika disinggung apakah ada uang tebusan sehingga mereka dilepaskan, Kapolsek hanya terkesan mengelak dengan berkata, kalau aman aman saja kampung ini mana ada tangkapan sambil bergegas meninggalkan awak media dengan alasan mau berangkat ke Mapolres Labuhanbatu.(ah/ss-lu)

Lihat Juga

Pengurus FKUB Kabupaten Nias Periode 2018 – 2023 Dibentuk

Nias | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Nias membentuk pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) periode ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *