Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Direktur CV.Karya Sendoro : Sikap Bupati Nias Aniaya Kepentingan Masyarakat

Direktur CV.Karya Sendoro : Sikap Bupati Nias Aniaya Kepentingan Masyarakat

Nias | suarasumut.com — Direktur CV.Karya Sendoro menilai Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalah proyek pengadaan Alat Kesehatan di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli tahun 2012.

Bupati Nias dituding ragu untuk mempertanggungjawabkan putusannya membatalkan CV.Karya Sendoro sebagai pemenang pada proyek tersebut.

Hal tersebut dilontarkan direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH usai mengikuti sidang gugatan CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (4/4).

Menurut Sonitehe, seharusnya Bupati Nias tidak sulit membuktikan keputusannya di Pengadilan jika keputusan yang dia terbitkan membatalkan CV.Karya Sendoro sebagai pemenang proyek pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli pada tahun 2012 lalu.

Namun, sangat disayangkan menurut dia, Bupati Nias atau kuasa hukumnya tidak dapat hadir pada sidang jawaban gugatan CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli.

“Seharusnya tidak sulit jika Bupati Nias merasa benar atas keputusannya. Seharusnya Bupati Nias sudah mempersiapkan jawaban atas putusannya, tetapi dia ragu mempertanggungjawabkan putusannya di Pengadilan maupun di publik. Apapun prosesnya, kita tetap menuntut pertanggungjawabban mereka,” tegas Sonitehe.

Sonitehe tidak lupa berpesan, dia tidak memaksakan mereka, tetapi tetap menunggu sikap baik Bupati Nias untuk menyelesaikan permasalahan tersebut demi kepentingan masyarakat. Namun, jika Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli tidak melakukannya, dia menganggap mereka telah menganiaya kepentingan masyarakat, sekaligus menganiaya orang yang telah ditetapkan sebagai pemenang.

“Jika mereka tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini, saya anggap mereka telah menganiaya kepentingan masyarakat maupun kepentingan saya sebagai pemenang tender. Ini menunjukkan, Bupati Nias melakukan kehendak sesuka hatinya baik di Pengandilan maupun kepada saya sebagai orang yang telah ditentukan sebagai pemenang pada proyek tersebut,” ujar Sonitehe.

Untuk diketahui, pada sidang gugatan Direktur CV.Karya terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli yang beragendakan jawaban Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli terhadap gugatan Direktur CV.Karya Sendoro, kuasa hukum Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli tidak hadir.

Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring yang memimpin sidang pada sidang yang dihadiri Direktur CV.Karya Sendoro memberitahu, pihak tergugat Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli tidak memberikan pemberitahuan kepada Pengadilan alasan tidak menghadiri sidang.

Sidang kemudian ditunda dan dilanjutkan dua minggu kemudian, dimana lamanya waktu yang digunakan adalah untuk memberi kesempatan atau waktu kepada Pengadilan mengirim surat panggilan kepada Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli.

Agusmar Zalukhu yang dhubungi wartawan melalui telepon seluler, Selasa (5/4) untuk menanyakan alasan ketidakhadiran mereka sebagai kuasa hukum Bupati Nias pada sidang kemarin, tidak mengangkat teleponnya. Pesan singkat yang dikirim wartawan kepada Agusmar Zalukhu juga tidak dibalas.(sw/ss-gs)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...