Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Direktur CV.Karya Sendoro Kecewa Pergantian Ketua Majelis Hakim

Direktur CV.Karya Sendoro Kecewa Pergantian Ketua Majelis Hakim

Gunungsitoli | suarasumut.com — Direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH mengaku sangat kecewa atas pergantian Ketua Majelis Hakim yang menangani gugatannya terhadap Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM dan Direktur Rumah Sakit Umum Gunungsitoli, terkait pembatalan perusahaannya sebagai pemenang tender pengadaan Alat Kesehatan di RSU Gunungsitoli tahun 2012 senilai Rp 15 milliar.

Kekecewaan tersebut diungkapkan Sonitehe Telaumbanua, SH kepada Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring, SH pada sidang gugatannya terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli yang digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Kamis (17/12).

“Saya kaget, Ketua Majelis Hakim Khamozaro Waruwu, SH, MH yang menyidangkan gugatan saya sebelumnya bisa diganti. Gugatan saya ini sebelumnya sudah disidangkan hingga putusan NO dengan alasan pertimbangan formil. Setelah saya melakukan perbaikan formil dan melakukan registrasi ulang, susunan Majelis Hakim berubah, bahkan Ketua Majelis Hakim yang sebelumnya berapi api mengungkapkan kesalahan Bupati Nias dalam gugatan saya, ternyata tidak berminat lagi,” ungkap Sonitehe dipersidangan.

Sonitehe menuding Ketua Majelis Hakim sebelumnya Khamozaro Waruwu, SH, MH sengaja menghindar mengadili perkaranya, padahal dia telah melakukan perbaikan dan penggunaan kata dalam gugatannya yang diputuskan sebelumnya sehingga gugatannya diputuskan NO.

“Saya sudah memperbaiki penggunaan kata dalam formulasi surat gugatan saya yang sebelumnya dinyatakan Hakim Majelis kurang formil.Tetapi setelah saya memperbaikinya, Ketua Majelis Hakim yang nota bene Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Khamozaro Waruwu, SH tidak semangat menangani kasus saya ini kembali, dan memberikan kepada Ketua Majelis Hakim yang baru. Saya berasumsi, dalam perkara saya ini ada sesuatu yang mulia,”tutur Sonitehe kepada Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring pada persidangan.

Terus Mengejar Keadilan

Bahkan kepada Ketua Majelis Hakim, direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH menegaskan, dia kan terus mengejar keadilan dan terus menerus menggugat Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli atas pembatalan perusahaanya sebagai pemenang tender pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012 yang lalu.

Dia juga berharap, setelah dia memperbaiki formulasi yang dimaksud dalam putusan sebelumnya harus diperbaiki, Majelis Hakim yang baru dalam mengadili gugatannya masuk dalam pokok perkara dan tidak hanya mempersoalkan hal hal formil dengan alasan menjatuhkan Putusan NO.

“Apabila gugatan saya tetap dinyatakan NO, saya akan terus menerus menggugat ulang dan memperbaiki apa yang dinyatakan Hakim mengalami kekurangan. Sampai kapanpun itu, dan saya meminta pokok perkara disidangkan, untuk membuktikan apakah keputusan Bupati Nias membatalkan perusahaan saya sebagai pemenang tender atau justru Bupati Nias melanggar hukum,” ungkap Sonitehe dipersidangan.

Menanggapi permintaan dan kekecewaan Sonitehe terhadap pergantian Ketua Majelis Hakim, Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring, SH mengatakan tidak dapat berkomentar atau memberi pendapat atas hal tersebut.

“Mengenai hal tersebut, kita tidak dapat berkomentar, tetapi kita berharap menjelang Tahun Baru 2016, suasana tetap damai. Kita juga berharap apa yang menjadi tujuan dalam perkara ini dapat terjawab keadilannya,” jawab Ketua Majelis Hakim terkait harapan direktur CV.Karya Sendoro.

Usai menjawab semua pertanyaan penggugat, Ketua Majelis Hakim kembali menunda sidang, karena dalam persidangan tidak hadir tergugat II atau direktur RSU Gunungsitoli, turut tergugat I Direktur PT.Winatindo Bratasena dan turut tergugat II panitia pengadaan Alkes RSU Gunungsitoli.

Alamat PT.Winatindo Bratasena Fiktif

Ketua Majelis Hakim menerangkan, Pengadilan Negeri Gunungsitoli telah melayangkan panggilan kepada direktur PT.Winatindo Bratasena melalui kelurahan setempat. Tetapi jawaban yang diterima, pada alamat tersebut tidak ada sebuah perusahaan atau kantor PT.Winatindo Bratasena.

Untuk itu, Pengadilan Negeri Gunungsitoli akan melayangkan panggilan kembali kepada para tergugat yang tidak hadir, terutama kepada direktur PT.Winatindo Bratasena, dimana pengadilan negeri Gunungsitoli akan meminta bantu kepada pemerintah setempat untuk membuat pengumuman panggilan terhadap direktur PT.Winatindo Bratasena.

Setelah memberi penjelasan kepada penggugat dan kuasa hukum Bupati Nias, Ketua majelis Hakim menutup sidang dan mengumumkan jika sidang baru akan digelar kembali pada tanggal 14 Januari 2016 dengan alasan Pengadilan Negeri Gunungsitoli membutuhkan waktu satu bulan untuk melayangkan relas panggilan terhadap tergugat.

Untuk diketahui, sebelumnya sidang gugatan direktur CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Khamozaro Waruwu, SH, MH didampingi Hakim Rinding Sembara, SH, MH dan Hakim Kennedy P Sitepu, SH, MH dan telah diputuskan jika gugatan direktur CV.Karya Sendoro NO.

Setelah melakukan perbaikan dan mengajukan gugatan ulang ke Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Hakim yang menyidangkan kasus gugatan direktur CV.Karya Sendoro tehadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli sebagian diganti, dimana Ketua Majelis Hakim diganti oleh Muhammad Y Sembiring, SH, dan anggota majelis Hakim Kenedy P. Sitepu,SH,MH dan Agung F.D Laia,SH,MH.(ih/ss/gs)

Kata kunci terkait:
pergantian Keyua majelis perkara

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...