Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› DIPA Sergai Tahun 2017 Sebesar 1,24 T

DIPA Sergai Tahun 2017 Sebesar 1,24 T

Sergai | suarasumut.com  –  Bupati Ir. H. Soekirman menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran (DIPA TA) 2017 yang diserahkan Gubernur Sumatera Utara Ir. HT. Erry Nuradi MSi untuk Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada hari Kamis (15/12) di ruang Martabe Kantor Gubsu di Medan.

Hal ini disampaikan Kabag Humas Setdakab Sergai Benny Saragih kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (16/12). Dijelaskan bahwa dalam daftar alokasi dana transfer ke daerah dan Dana Desa TA 2017 Kabupaten Sergai menerima Rp.1,24 Triliun. Dengan rincian sekitar Rp.1,06 trilliun untuk transfer ke daerah dan Dana Desa sebesar Rp.183, 849 Milyar.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kabag Humas Benny Saragih mengatakan bahwa R-APBD TA 2017 Kabupaten Sergai direncanakan sebesar Rp.1.387.104.960.773,- dengan penerimaan dari dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.102.479.860.648,- dan sumber dana perimbangan sebesar Rp.1.063.448.306.000,- serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.221.176.794.125,-. R-APBD TA 2017 tersebut telah diserahkan kepada legislatif untuk dapat disetujui beberapa hari lalu.

“Dengan perencanaan yang strategis untuk tahun 2017, Pemkab Sergai akan berakselerasi dengan menetapkan tahun 2017 sebagai tahun percepatan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi. Tentunya hal ini dapat dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi seluruh elemen pembangunan di daerah ini,”ucap Benny Saragih.

Pada acara penyerahan DIPA kepada seluruh Kabupaten/Kota serta instansi vertikal di Sumut tersebut, Gubsu HT. Erry Nuradi mengatakan bahwa alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2017 yang diterima Provinsi Sumut mencapai Rp 41 T. Diharapkan kepada Bupati/Walikota agar DIPA dijadikan sebagai dasar untuk mensinkronkan pelaksanaan anggaran baik yang didanai APBN maupun APBD.

“Untuk penggunaan dana desa agar difokuskan kepada percepatan pembangunan sarana/prasarana seperti jalan dan irigasi desa, embung, Posyandu, Polindes dan pemberdayaan perekonomian desa. Sedangkan untuk pelayanan umum diminta kepada Kabupaten/Kota agar memiliki one stop service (pelayanan satu pintu) untuk meningkatkan investasi di daerah,”jelas Kabag Humas Serdakab Sergai.(az/ss-sb)

Lihat Juga

Pembentukan Karakter Dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

Medan | suarasumut.com  –  Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan ...