Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Dinas PP Dan PA Tapteng Lakukan Sosialisasi Kesetaraan Gender

Dinas PP Dan PA Tapteng Lakukan Sosialisasi Kesetaraan Gender

TAPTENG | suarasumut.com  –  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Tengah (Dinas PP dan PA Kab. Tapteng) melaksanakan Sosialisasi terkait Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bertempat di Gedung Binagraha (Aula) Kantor Bupati Tapteng, Selasa (10/04/2018).

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani diwakilkan oleh Asisten Administrasi dan Umum Drs. Herman Suwito, MM dalm arahannya disampaikan bahwa sosialisasi terkait dengan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilaksanakan pada saat ini adalah merupakan pelaksanaan pembangunan yang perlu memperhatikan keadilan gender sebagai salah satu syarat untuk mencapai hasil pembangunan yang berkeadilan gender dan membawa manfaat baik bagi laki-laki maupun perempuan. Salah satu syarat untuk mencapai pembangunan yang memperhatikan keadilan gender adalah adanya analisis gender terhadap masing-masing program pembangunan yang dilaksanakan disemua sektor pembangunan.

“Tujuan pembangunan kesetaraan gender adalah memperkuat kemampuan Negara untuk berkembang, mengurangi kemiskinan dan mengakhiri kesenjangan ekonomi. Dalam kaitan ini, mempromosikan kesetaraan gender adalah bagian utama dari strategi pembangunan dalam rangka untuk memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat secara kompleks,”kata Bupati Tapteng yang disampaikan oleh Asisten Administrasi dan Umum.

“Gender berkaitan pula dengan proses keyakinan sebagaimana seharusnya laki-laki dan perempuan berperan dan bertindak sesuai dengan tata nilai yang terstruktur. Dengan demikian, kesetaraan gender merupakan kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperolaeh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia,”ujarnya.

Selanjutnya, Asisten Administrasi dan Umum menyampaikan pembangunan pemberdayaan perempuan di Kab. Tapteng tentu membutuhkan kontribusi positif dari semua elemen masyarakat. Mulai dari eksekutif, legislatif sampai masyarakat itu sendiri.

“Maka saya mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya peserta sosialisasi untuk bersama-sama memiliki komitmen yang sama dalam kemajuan perempuan di Kabupaten Tapanuli Tengah ini,” kata Asisten Administrasi dan Umum menyampaikan sambutan Bupati Tapteng.

“Kita harus membicarakan kesetaraan gender supaya ada kesamaan hak antara perempuan dan laki-laki, baik di bidang politik, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Gender adalah perbedaan-perbedaan peran, status, tanggung jawab, fungsi laki-laki dan perempuan yang merupakan kontruksi (rekayasa) sosial, gender bukan didasarkan pada pemberdayaan biologis,”jelasnya.

“Penyetaraan gender adalah strategi yang digunakan untuk mengurangi kesenjangan antara penduduk laki-laki dan perempuan Indonesia dalam mengakses dan mendapatkan manfaat pembangunan, serta meningkatkan partisipasi dan mengontrol proses pembangunan,”ungkapnya.

Dalam sambutan Bupati Tapteng dinyatakan bahwa kesetaraan gender adalah kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia, agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, hukum, ekonomi, social budaya, pendidikan dan pertahanan dan keamanan nasional (HANKAMNAS) serta kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas PP dan PA Kab. Tapteng Hj. Nursyam, SKM M.Kes diwakilkan oleh Kepala Bidang Data Informasi Gender dan Anak Masyuni Nasution SSos menjelaskan tentang maksud dan tujuan sosialisasi yang dilakukan yaitu meningkatkan status, fungsi dan peran perempuan dalam rangka mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak, terwujudnya keterlibatan perempuan dalam jabatan publik, dan membangun anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, beriman dan bertaqwa.

Selanjutnya, Kepala Dinas PP dan PA rovinsi Sumatera Utara (Provsu) Dra. Hj. Marhamah, M.Si menyampaikan pemaparannya terkait kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yaitu dengan judul Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Menyongsong Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018.

“Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota (Gubernur, Bupati dan Walikota) yang mempunyai komitmen tinggi dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui pelaksanaan Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) di berbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan,” ungkap Dra. Hj. Marhamah, M.Si.

Berbagai indikator, prasyarat, dan pengintegrasian gender dalam pembangunan, mekanisme PUG termasuk tahap pelaksanaan kebijakan, monev, prasyarat, dan hasilnya disampaikan pada acara sosialisasi itu oleh Dra. Hj. Marhamah, M.Si.

Peserta kegiatan sosialisasi ini sebanyak 75 orang, terdiri atas Pimpinan OPD dan yang mewakili, Kpaid, Camat se Kab. Tapteng, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Organisasi Perempuan, dan LSM Pemerhati Perempuan dan Anak di Kab. Tapteng. (Ril IP/ss-tt)

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *