Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Diminta Pemkab Taput Tindak Oknum CASN Pegawai Puskesmas Janji Angkola Kec.Purba Tua

Diminta Pemkab Taput Tindak Oknum CASN Pegawai Puskesmas Janji Angkola Kec.Purba Tua

Sarulla | suarasumut.com – Salah seorang pegawai ber inisial IA bermarga Hutabarat yang bertugas di Puskesmas Janji Angkola Kecamatan Purba Tua Kabupaten Tapanuli Utara diduga sering melakukan pelanggaran disiplin kerja. IA merupakan yang nota bene masih CASN dari pengangkatan Bidan PTT sering meninggalkan wilayah tugasnya pada jam dan hari kerja.

Sesuai PP 53 Tahun 2010 pada Bab II tentang Kewajiban dan Larangan dalam Pasal 3 ayat 11 setiap PNS wajib masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja.

Lain halnya yang sering dilakukan oleh oknum CASN ini, dimana informasi yang didapat bahwa dia sering melakukan keluar dari wilayah kerja tanpa adanya pemberitahuan dan ijin dari atasannya.

Dansen Halomoan S salah seorang aktivis mengatakan kepada suarasumut.com, bila ini yang sering terjadi bagaimana mau baik birokrasi pemerintahan, sementara negara telah memberikan apa yang menjadi hak pegawai. Jelas dalam sumpah janjinya dikatakan bahwa siap menjadi abdi negara dan pelayan masyarakat.

Ditambahkannya, dia meminta Pemkab Kabupaten Tapanuli Utara perlu melakukan sikap dan tindakan dalam permasalahan seperti ini. Permasalahan seperti ini tidak boleh ada pembiaran, karena ini bisa penilaian dan menjadi citra buruk bagi pemerintah dimata masyarakat.

Hal ini juga disampaikan salah seorang sumber pada beberapa waktu yang lalu. Dalam keterangannya kepada crew suarasumut.com bahwa dia/oknum CASN sering meninggalkan desa sampai berhari hari, dimana dia (CASN=red) seakan tidak peduli akan tanggungjawab yang diembannya sebagai abdi negara dan sebagai pelayan kesehatan.

“Saya pribadi sangat kecewa, karena Dusun Lobuharambir Desa Bonan Dolok Kecamatan Purba Tua Kabupaten Tapanuli Utara ini sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang maksimal. Padahal kalau pun Bidan melakukan tarif tetapnya dibayar,”katanya menggerutu.

Lanjutnya, kemungkinan juga bisa jadi Kepala Puskesmas Janji Angkola tidak mengetahui. Jelasnya tidak mungkin diketahui oleh Puskesmas karena tidak akan mungkin diberi ijin karena si Bidan sering keluar dari dusun sampai empat hari.

Sesuai hasil konfirmasi yang diterima dari oknum CASN ini, dia mengakuinya bahkan mengatakan bahwa dia melakukannya karena dia tidak betah dan masih menginginkan kebebasan, dan dikatakannya kalau saat sekarang sudah agak berkurang. Tapi dalam pengakuannya, dia lebih sering keluar dari desa sewaktu dia masih status Bidan PTT dan Kapus sebelum sekarang, karena Kapus sebelumnya jarang masuk kerja.

“Kalau dia (Kapus sebelumnya) jarang masuk kenapa saya tidak bisa,”katanya.

Mirisnya dalam pengakuannya, dia tak pala pikirkan kali diterima jadi PNS ini. “Sejak aku diterima jadi PNS malah semakin menipis keuangan ku, sudahlah warga ku kalau berobat ke Klinik Poskesdes lebih banyak yang hutang,”sambungnya dengan nada ketus.

Hasil konfirmasi dengan Kepala Puskesmas Janji Angkola dr Tiur br Sinaga  melalui WAnya, sampai saat ini belum ada tanggapan tentang adanya pegawai di wilayah kerjanya yang sering melakukan pelanggaran.(red/ss-tu)

Kata kunci terkait:
taput hebat

Lihat Juga

Pengurus FKUB Kabupaten Nias Periode 2018 – 2023 Dibentuk

Nias | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Nias membentuk pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) periode ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *