Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Dihadiri Anggota DPR RI, BPOM Sumut Gelar Aksi KIE Di Labuhanbatu

Dihadiri Anggota DPR RI, BPOM Sumut Gelar Aksi KIE Di Labuhanbatu

Bilah Hulu | suarasumut.com  –  Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sumatera Utara menggelar acara sosialisasi aksi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) di halaman Kantor Camat, Kecamatan Bilah Hulu yang dihadiri anggota DPR RI komisi IX Marwan Dasopang, Plt.Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih SH, Kepala BPOM Sumut M.Ali Bata Harahap, Plt Camat Bilah Hulu Marsono Sos dan ratusan masyarakat se Kecamatan Bilah Hulu.

Aksi KIE yang digelar BPOM tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan dampak buruk bagi makanan, obat-obatan serta bahan kosmetik yang mengandung zat berbahaya bila dikonsumsi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ahmad Muflih SH sangat berterima kasih kepada BPOM yang telah memilih lokasi di Labuhanbatu dalam melakukan kegiatan ini, dan berharap kepada masyarakat supaya dapat membedakan makanan dan obat-obatan yang berbahaya nantinya.

Sementara itu melalui arahannya, anggota DPR RI komisi IX yang membidangi kesehatan Marwan Dasopang juga menghimbau kepada masyarakat Labuhanbatu, khususnya Kecamatan Bilah Hulu agar memperhatikan betul makanan dan obat-obatan serta penggunaan bahan kosmetik, sebab tidak semua makanan dan obat-obatan yang di konsumsi baik bagi pengguna.

Marwan juga banyak bercerita terkait temuan-temuan yang ada di Jakarta belum lama ini, dimana banyak ditemui bahan obat-obatan yang palsu, seperti vaksin palsu dengan harga mahal, padahal anggarannya dari Pemerintah, belum lagi ditemukannya pabrik pembuatan obat-obatan pengganti narkoba di daerah Tanggerang.

Sedangkan kepala BPOM Sumut M.Alibata Harahap sebagai narasumber dalam arahannya mengatakan kalau pihaknya telah mengambil sample bahan makanan di 33 Kabupaten Kota dan khusus di Kota Rantauprapat ada ditemukan bahan makanan yang mengandung formalin yang berbahaya.

“Kami telah mengambil 27 sample bahan makan dari beberapa titik lokasi, seperti di Pasar Gelugur Rantauprapat, kami menemukan bahan makanan yang berbahaya jika dikonsumsi masyarakat, yakni Mie par-par dari salah satu pedagang, yang ternyata mengandung formalin,”jelasnya.

“Dan masih banyak lagi bahan makanan, khususnya jajanan anak seperti Pop corn yang banyak mengandung bahan pewarna pakaian yang berbahaya bagi ginjal didalam tubuh kita, serta bahan kosmetik pemutih wajah ber Merk 99 yang banyak dikonsumsi para wanita, yang ternyata mengandung zat Mercuri dan sangat berbahaya bagi wajah, juga bagi ibu hamil, sebab bila mengkonsumsinya maka bukan sang ibu saja yang terkena dampaknya, melainkan anak yang ada dalam kandungan pun akan terkena imbasnya,”Kepala BPOM Sumut menambahkan.(ta/ss-lb)

Kata kunci terkait:
acara sosialisasi bpom oktober 2017

Lihat Juga

Evaluasi Program, Pemkab Nias Gelar Rakorbang

Nias | suarasumut.com  —  Untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan serta tingkat serapan anggarantahun anggaran ...