Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Diduga Hilangkan BB, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Di Minta Diperiksa

Diduga Hilangkan BB, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Di Minta Diperiksa

Rantauprapat, suarasumut.com – ATAS adanya indikasi Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP. Zulkarnain,SH diduga sering menggelapkan barang bukti ( BB ) yang ingin dilimpahkan ke Kejaksaan membuat beberapa wartawan semakin gerah.

Kegerahan itu terlihat ketika oknum wartawan bermarga Nainggolan menaikkan spanduk meminta agar Kasat tersebut ditangkap karena menggelapkan 8 kilogram ganja.

Namun, setelah beberapa jam spanduknya dinaikkan, salah seorang oknum polisi yang bertugas dipolres memanggil oknum wartawan dengan maksud yang tidak jelas.

Dalam penaikan spanduk tersebut belum diketahui pasti apakah oknum tersebut mempunyai kepentingan pribadi atau tidak dipolres tersebut. Sebab, sewaktu suarasumut.com meminta tanggapan pada oknum wartawan itu malah memilih diam, karena kekecewaanya terhadap para wartawan yang tidak hadir dalam orasi tersebut.

“Nantilah itu, belum bisa aku beri komentar atas hal penaikan spanduk itu, lagi pula sudah janji jumpa didepan Polres, tapi satu orang pun kulihat tak ada yang mau mendukung, kecewa kali aku sama kawan-kawan, nantilah itu ya,”kata Naiggolan saat diminta tanggapannya di seputaran wilayah Polres, Senin (14/7/2014).

Dikatakannya, ia akan memberikan komentar atas hal tersebut, hanya saja ia tidak ingin kuli tinta ini membagikan berita yang dibuat soal komentarnya. “Nantilah ya aku kasi, tapi jagan bagi-bagi sama orang, kecewa kalilah aku sama kawan-kawan kita,”keluh Naiggolan.

Sementara Humas Polres Labuhanbatu AKP.Viktor Sibarani diminta tanggapannya soal penaikan spanduk tersebut enggan memberi komentar, “Ngak tau aku itu, entah kapan dinaikan spanduknya dan kapolres pun belum ada ngasih tau, dan yang menaikan spanduk itu pun belum ada ketemu sama saya,”ungkap Sibarani.

Sementara atas hasil penangkapan yang dilakukan Kasat Narkoba berupa barang bukti ganja sebanyak 9 Kilogram dari tersangka bertentangan apa yang di limpahkan ke pihak kejaksaan hanya berkisar 929,20 ons yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan.
“Hanya 929,20 ons yang hanya jadi barang bukti, bahkan terdakwa itu sudah divonis PN Tanggal 24 april 2014 lalu, terdakwa sempat divonis 7 tahun sedangkan Baitul divonis 6 tahun Penjara,”ujar Nahar pada wartawan.

Perlu diketahui, Baitul (37) warga Desa Payah Bujuk Kecamatan Bireun Kabupaten Aceh Utara bersama kekasihnya Eka Fitriyanti (31) janda beranak dua warga Stabat Kabupaten Langkat, diringkus Tim Satnarkoba Polres Labuhanbatu di Gang Taruna Jalinsum Bypass Rantauprapat, Jumat (13/12/2013) sekira pukul 13.00 wib.

Penangkapan sepasang kekasih yang datang dari aceh itu bermula ketika pihak petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba jenis ganja di Jalinsum By pass Rantauprapat. Mendapat informasi itu, petugas langsung ke lokasi dan berhasil mengamankan sepasang kekasih bersama barang bukti ganja sebanyak 9 kilo.

“Benar, kita telah mengamankan dua orang tersangka dengan Barang bukti narkoba jenis daun ganja sebanyak 9 kilo yang berasal dari Aceh. Saat ini, kedua tersangka masih kita periksa,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe,SIK melalui Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Iptu Zulkarnain,SH.

Zulkarnain menambahkan, pihaknya akan menjerat kedua pelaku dengan Undang-undang Narkotika No 35 tahun 2009 pasal 111 dengan ancaman minimal 6 tahun penjara.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Pemkab Nias Bantu Lanjut Usia Terlantar

Nias | suarasumut.com  —  Pemerintah Kabupaten Nias memberikan bantuan kepada 100 orang Lanjut Usia terlantar ...