Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Diduga Dianiaya Oknum Aparat, Anak Kepala Pos Nias Melapor

Diduga Dianiaya Oknum Aparat, Anak Kepala Pos Nias Melapor

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Diduga akibat dianiaya oleh sejumlah oknum anggota Polisi Resort Nias, anak kepala Pos dan Giro Nias melapor ke Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Selasa (8/7). Akibat penganiayaan tersebut, korban Stevan Tambunan (19) mengalami luka memar diwajah dan baju yang dipakai koyak.

Stevan yang ditemui wartawan saat memberikan laporan di Mapolres Nias, Selasa (8/7) mengatakan, sebelum dia dianiaya oleh oknum Polisi, di depan kantor Pos dan Giro tepat di luar pagar terjadi perkelahian antara oknum Polisi dan warga, sehingga warga tersebut dibawa oleh sejumlah Polisi.

Namun tiba tiba mereka yang sedang duduk duduk di dalam pagar atau di halaman kantor Pos dan Giro dimana dia tinggal, didatangi sejumlah oknum Polisi berpakaian dinas dan setengah dinas sambil marah marah dan menuding mereka juga ikut menganiaya Polisi.
Sehingga terjadi perdebatan yang mengacu kepada penganiayaan terhadap dia yang dilakukan beberapa oknum Polisi yang tidak dia ketahui namanya, namun dua dari pelaku masih diingat wajahnya. Akibat penganiayaan tersebut, menurut Stevan dia mengalami lebam di wajah dan baju yang dikenakan koyak.

Ditempat yang sama teman Stevan, Untung menuturkan kepada wartawan bahwa sebelum kejadian, mereka di datangi sejumlah oknum Polisi dan salah seorang menuding wajahnya sambil memaki dan menuduh dia ikut menganiaya Polisi.
Karena tidak tahu apa apa dan baru datang ke lokasi tersebut, dia sempat berdebat dengan oknum Polisi tersebut, sehingga Stevan melerai dan menegur oknum tersebut untuk tidak ribut di halaman kantor Pos dan Giro sebab dia yang bertanggung jawab di kantor tersebut. tidak terima ditegur oleh Stevan, beberapa oknum tersebut langsung melakukan penganiayaan terhadap Steva.

Hal senada juga diungkapkan Ida seorang warga yang turut menyaksikan kejadian tersebut, kepada wartawan saat ditemui di Mapolres Nias dia mengatakan sempat melihat leher Stevan dicekik oleh salah seorang oknum Polisi yang tidak dia ketahui nama dan identitasnya.

Kapolres Nias AKBP.Juliat Permadi Wibowo, S.Ik, MH yang dihubungi wartawan melalui pesan singkat, Selasa (8/7), membantah jika anggotanya telah menganiaya warga sipil, namun dia menjelasakan jika kejadian yang benar adalah anggotanya dipukul oleh masyarakat dan sekarang sedang diproses secara hukum di Mapolres Nias.

“Yang benar anak buah saya dipukul oleh masyarakat, dan sekarang diproses secara hukum di Polres Nias,” ujar Kapolres Nias melalui pesan singkat.(sp/ss/gs)

Lihat Juga

Kapolres: Preman Jalanan Di Wilkum Labuhanbatu Akan Tembak Ditempat.!

  Rantauprapat | suarasumut.com  –  Sebagai langkah dan upaya untuk terus menjaga Kondusifitas Wilayah hukumnya, ...