Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Diduga Buat Pernyataan Palsu, Sowa’a Laoli, SE, M.Si Dilaporkan Ke Panwaslih

Diduga Buat Pernyataan Palsu, Sowa’a Laoli, SE, M.Si Dilaporkan Ke Panwaslih

Gunungsitoli | suarasumut.com — Diduga membuat pernyataan palsu terkait piutang, calon Wakil Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE, M.Si dilaporkan Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp dan Drs.Kemurnian Zebua, BE (Makmur).

Sowa’a Laoli, Se, M.Si dilaporkan oleh Ketua Tim Pemenangan paslon Makmur, Herman Jaya Harefa, S.PdK kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Gunungsitoli, Senin (1/2).

Ketua Panwaslih Kota Gunungsitoli Ofredy Harefa, S.Si yang ditemui di kantor Panwaslih Kota Gunungsitoli, Desa Sifalaete, Kota Gunungsitoli, Kamis (4/2), membenarkan bahwa ketua tim paslon Makmur atas nama Herman Jaya Harefa, S.PdK telah melaporkan Sowa’a Laoli, SE, M.Si terkait pernyataan palsu mengenai piutang.

Dia memberitahu, kedatangan Herman saat ini di Panwaslih adalah memberikan klarifikasi terkait laporannya. Panwaslih mengambil keterangan dan klarifikasi Herman yang telah dimasukkan ke Panwaslih, Senin (1/2).

Setelah pengambilan klarifikasi pelapor, Panwaslih selanjutnya akan mengambil keterangan saksi, dan keterangan terlapor atau Sowa’a Laoli, SE, M.Si. Kemudian divisi penanganan pelanggaran akan melakukan kajian, dan menggelar hasil pemeriksaan ke sentra Gakkumdu.

Menurut Ofredy, penanganan pelanggaran paling lama tiga hari ditambah dua hari, dan hasil atau kesimpulan akan ditentukan pada tanggal 9 Februari 2016, apakah laporan ketua tim pemenangan paslon Makmur atas nama Herman Jaya Harefa, S.PdK bisa ditindaklanjuti atau tidak.

Apabila bisa ditindaklanjuti, laporan Ketua Tim Pemenangan Makmur akan kita tindaklanjuti ke sentra Gakkumdu. Ofredy Harefa mengungkapkan, tanggal 2 Februari 2016 yang lalu, Panwaslih Kota Gunungsitoli telah menggelar kasus tersebut bersama sentra Gakummdu.

“Dari hasil gelar perkara sebelumnya, laporan ketua tim pemenangan paslon Makmur atas nama Herman Jaya Harefa, S.PdK bisa ditindaklanjuti. Makanya kita melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak,” terang Ofredy.

Herman Jaya Harefa, S.PdK yang ditemui usai memberi klarifikasi, memberitahu kepada wartawan jika dia telah melaporkan secara resmi calon Wakil Wali Kota Gunungsitoli Sowa`a Laoli, SE, M.Si ke Panwaslih Kota Gunungsitoli, Senin (1/2).

Sowa’a Laoli, SE, M.Si dilaporkan atas dugaan tindak pidana pemilu terkait surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang nomor : W2.U1/12.229/HKm.04.10/VII/2015 tanggal 24 Juli 2015 yang di terbitkan Pengadilan Negeri/Niaga/HAM/PHI/Perikanan/ dan Tipikor Medan.

Menurut Herman, Sowa’a telah memberi keterangan palsu terkait surat pernyataannya tanggal 22 Juli 2015. Sowa’a Laoli, SE, M.Si menyatakan tidak memiliki tanggungan utang yang merugikan keuangan negara, padahal sesuai fakta dan bukti yang ada, Sowa`a Laoli, SE, M.Si belum menyetorkan uang daerah terkait temuan BPK RI atas anggaran pemerintah Kota Gunungsitoli Tahun 2010 dan 2013.

Data yang diberikan ke Panwaslih menurut Herman sudah lengkap dan akurat. Dia juga telah mengantongi surat ketua Pengadilan Negeri Medan.

“Delik hukumnya jelas, Sowa`a Laoli, SE, M.Si telah membuat pernyataan tidak memiliki tanggungan utang yang merugikan keuangan negara, dan bersedia dituntut di depan hukum jika kemudian keterangannya tidak benar. Ketika membuat pernyatan tersebut, Sowa’a Laoli, SE, M.Si masih belum mengembalikan kerugian negara atas temuan BPK-RI, terkait perjalanan dinasnya ketika masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Gunungsitoli periode 2009 – 2014,” papar Herman.

Laporannya tersbeut dibuktikan dengan LHP BPK tahun anggaran 2010 dan 2013, serta nota dinas Inpekstur Kota Gunungsitoli tanggal 07 Januari 2016. Dimana dalam nota dinas tersebut, Sowa`a Laoli, SE, M.Si hingga keluarnya nota dinas belum meyetorkan uang daerah sesuai rekomondasi BPK-RI Perwakilan Sumatera Utara.(ih/ss/gs)

Kata kunci terkait:
berita terkait sowa\a laoli, dugaan ijajah palsu anggota Dprd Kota Gunungsitoli, dugaan ijazah palsu ketua dprd kota gunungsitoli di Laporkan poldasu, sowaa laoli

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...