Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Diberitakan Enggan Pasang Bendera, Pustu Sei Tarolat Kini Pasang Bendera 24 Jam Setiap Harinya

Diberitakan Enggan Pasang Bendera, Pustu Sei Tarolat Kini Pasang Bendera 24 Jam Setiap Harinya

Bilah Hilir, suarasumut.com – Entah apa yang ada dibenak kepala Puskesmas Pembantu di desa sei tarolat kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu ini, sebelumnya diberitakan dibeberapa media baik one line maupun cetak dengan tujuan agar mengingatkan akan pentingnya bendera sebagai lambang Negara.

Namun kini respon yang diberikan oleh pihak pustu ini menunjukkan rasa ketidak ikhlasan dalam mengemban amanah melaksanakan tugas atau fungsinya sebagai intansi yang seharusnya bisa menjadi contoh ditengah-tengah masyarakat ini.

Pasalnya, sejak beberapa minggu lalu hingga saat ini terlihat ditiang bendera milik pustu tersebut terpajang bendera merah putih 24 jam, padahal seharusnya bendera tersebut diturunkan pada sore hari, ini membuktikan pihak pustu tidak ikhlas dengan pengabdiannya sebagai pelayan masyarakat dan terkesan terpaksa.

Padahal Bupati Labuhanbatu telah mewanti-wanti kepada jajarannya supaya selalu menikmati setiap amanah yang dipercayakan untuk dilaksanakan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Hal yang dilakukan oleh pihak pustu ini mendapat kecaman dari beberapa tokoh masyarakat serta warga yang melihat aktivitas di pustu tersebut terlalu berlebihan bahkan menurut mereka pihak pustu dinilai menghina dan dianggap tidak menghargai bendera sebagai lambang Negara.

Ironisnya lagi, menurut penuturan beberapa warga disekitar lokasi pustu tersebut, semenjak adanya pustu tersebut, jarang ada masyarakat yang mau berobat ke pustu, lantaran sebelumnya ada beberapa warga yang ingin berobat namun persediaan obat nya tidak ada, padahal Pemerintah telah banyak menyuplai obat-obatan serta peralatan untuk kesehatan, namun yang menjadi pertanyaan serius kemana obat-obatan beserta peralatan yang telah di berikan Pemerintah tersebut ? ….

Sampai saat ini pihak pustu jarang berada ditempat, guna dikonfirmasi terkait masalah ini, masyarakat sangat berharap kepada Bupati agar melakukan evaluasi terhadap hal ini, sebab masyarakat sangat berharap dan membutuhkan tenaga kesehatan yang terampil dan ikhlas serta bertanggung jawab dengan tugas pokoknya, sesuai program Dr.H.Tigor Panusunan Siregar,Sp PD sebelumnya. (ta/ss/bh)

Lihat Juga

Pemkab Nias Bantu Lanjut Usia Terlantar

Nias | suarasumut.com  —  Pemerintah Kabupaten Nias memberikan bantuan kepada 100 orang Lanjut Usia terlantar ...