Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Diajak Ke Rumah, Ibu 6 Anak Ini Mengaku Digerayangi Mantan Pacar Teman

Diajak Ke Rumah, Ibu 6 Anak Ini Mengaku Digerayangi Mantan Pacar Teman

Tapteng | suarasumut.com  –  Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) inisial AL (46) di Kecamatan Pinangsori mengaku diperkosa seorang pemuda inisial ST (25) dilokasi Pasar Onan Pinangsori Desa Pandurungan Jae Kelurahan Pinangbaru, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Tidak hanya melepaskan celana korban, dengan buasnya juga, pemuda itu juga mengambil seluruh isi celana korban.

AL (46) yang menjadi korban saat disambangi media ini, Senin (1/5) dikediamannya menceritakan, tepatnya 2 minggu silam, Sabtu 24 April 2017 bertandang untuk bermalam minggu kesalah satu tempat temannya perempuan L Sibarani yang tidak jauh dari kediaman. Namun sesampai disekitar persimpangnan sekira pukul 20.30 Wib seorang pemuda ST tiba-tiba datang menghampiri AL.

Dikatakan AL, dengan seketika itu ST datang sambil menghadangnya untuk meyakini dengan memperkenalkan bahwa dirinya merupakan mantan pacar teman dari AL. ”Mau kemana kakak, teman mu Boru Sitinjak itu dulu mantan pacar aku,” kata AL menirukan ucapan ST, dikediamannya Kecamatan Pinangsori.

Kemudian kata AL, ST yang baru dikenalnya itu diajaknya untuk berbicara sesuatu hal yang penting ke rumah orangtua ST.

”Aku memang sebelumnya tidak mengenal pemuda itu. Aku mempercayai ajakannya karena usianya memang seumuran anak ku, aku menurut saja dengan ajakannya,” jelas AL.

Sesampai sekitar lokasi Pasar Onan yang begitu gelap terang AL, ST akhirnya dengan seketika melampiaskan aksi bejatnya, dengan awal ST berbalik memeluk paksa dari depan hingga mendorong AL ke pelataran Pasar Onan dan melepaskan seluruh celana AL.

“Saya melakukan perlawanan terhadapnya, sampai kaki saya sempat berdarah dengan menendanginya, tetapi dikarenakan tenaganya terlalu kuat saya tidak sanggup lagi, hingga mulut saya disumpal pakai tangannya dan melepaskan seluruh celana saya melemparkannya jauh,” keluh ibu yang mempunyai satu cucu ini.

Diakuinya, malam itu aksi bejat ST pun tercapai dan meninggalkan AL begitu saja lalu mengambil celana AL dan mengambil isi celana itu berupa uang sebanyak 2 ratus ribu rupiah dan satu (1) unit telepon genggam seluler.

“Saya ditinggalkan begitu saja dan dia langsung lari. Saya ambil celana yang dilemparkannya lalu saya periksa, ternyata isinya sudah tidak ada lagi . Kemudian Saya langsung lari ke tempat teman yang ingin jumpai malam itu (L Sibarani) untuk menjelaskan yang saya alami,”ucap AL.

Malam peristiwa itu, bersama temannya itu langsung melaporkan ke perbuatan ST ke Polsek Pinangsori. “Seminggu sesudah kejadian, saya dengar ST memang sudah diamankan di Polsek Pinangsori,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, bahwa suaminya memang sedang tidak bersamanya hingga saat ini dan tidak tahu tentang derita yang dialami AL dikarenakan tidak ada lagi hubungan komunikasi. ”Saya masih tetap berstatus ada suami. Saya selama ini hanya menerima kiriman dari anak saya diperantauan,” terang ibu 6 anak ini.

Ketika ditanya tentang pihak keluarga dari si pelaku atas tindakan ST itu, AL pun mengungkapkan pihak keluarga ST sudah mendatangi sebanyak tiga kali ke rumahnya meminta untuk di nikahi.

”Saya tidak maulah, mana mungkin itu, sementara dia (ST-red) sudah se usia anak saya,”sebutnya.

Ia meminta, agar perbuatan ST dilanjutkan dan ditindak se adil-adilnya oleh ke pihak hukum terkait, dan menerima hukuman sesuai dengan perbuatannya.

Ketua Sumut LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI), Jepri Sinaga yang mendampingi menanggapi hal itu. Ditegaskannya, kasus tersebut akan dikawal dengan serius agar pelaku seperti yang dilakukan pemuda itu ada efek jera bagi si pelaku.

“Akan kita kawal terus ibu ini selaku korban, hingga pelaku itu menerima hukuman sesuai perbuatannya,” singkat Jepri meyakini.

Kapolsek Pinangsori, AKP L Siregar saat dihubungi membenarkan kejadian itu menuturkan bahwa pelaku ST saat ini sedang diamankan diruang tahanan Polsek Pandan.

“Si ST itu sekarang sedang ada diruang tahanan, diperkirakan kita amankan seminggu yang lewat,”ucap Kapolsek via selulernya, Selasa (2/5) sekira pukul 17.10 wib.(ph/ss-tt)

Kata kunci terkait:
mesum di samosir, anak perkosa ibu, digerayangi pacar, mulut disumpal, Di perkosa di rmh ketika ibu tk ada, Pinang sori

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...