Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Diduga Bagi Uang, Timses Caleg Partai Demokrat Ditangkap Warga

Diduga Bagi Uang, Timses Caleg Partai Demokrat Ditangkap Warga

NIAS UTARA, suarasumut.com — Diduga mau membagi bagikan uang kepada warga agar memilih salah seorang oknum caleg dari Partai Demokrat yang beriisial EZ di dapil III, Kabupaten Nias Utara, Fona’aro Hulu warga Desa Laehuwa diamankan warga bersama linmas di Desa Hilimbowo Kare, Kecamatan Alasa Talumuzoi (ATM), Kabupaten Nias Utara, Rabu (9/4).

Kini kasus tersebut sudah ditangani Panwaslu Kabupaten Nias Utara, dan bukti bukti berupa uang Rp 4,8 juta beserta data warga yang akan ditangani sudah diamankan oleh Panwaslu.

Salah seorang caleg dari dapil III Alasa Talumuzoi yang tidak mau disebutkan namanya, kepada suarasumut.com menuturkan bahwa sebelum ditangkap warga bersama Linmas, Fona’aro Hulu sudah dibuntuti sebelum oleh beberapa warga, dimana Fona’aro sebelumnya mengikuti pertemuan dengan oknum caleg EZ di salah satu rumah di Kecamatan ATM.

Usai dari rumah EZ, Fona’aro dicegat warga pada pukul 04.30 wib, dan dari tangan Fona’aro Hulu diamankan uang sebesar Rp 4,8 juta serta kertas yang berisi sejumlah nama warga dan surat tugas dan mandat dari partai Demokrat yang ditandatangani ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nias Utara Edward Zega.

Ketua Panwas Kecamatan Alasa Talumuzoi Manotona Zebua yang dihubungi suarasumut.com, Sabtu (12/4) membenarkan jika warga telah mengamankan salah seorang tim sukses dari Partai Demokrat, namun dia mengakui jika dia tidak tahu awal kejadiannya, tetapi dia hanya mengetahui waktu Fona’aro Hulu dibawa warga ke rumah kepala desa dan kantor panwaslu kecamatan.

Saat ini menurut dia kasus tersebut sedang diproses dan di klarifikasi oleh Panwaslu Kecamatan. Setelah diklarifikasi dan diproses, baru Panwaslu akan diambil keputusan. Soal uang yang diamankan kepada Fona’aro, dia mengakui ada sebesar Rp 4,8 juta, tetapi uang tersebut menurut pengakuan Fona’aro adalah uang miliknya dan mandat yang diamankan dari Fona’aro menurut pengakuan Fona’aro juga adalah mandat untuk tim pemantau dan saksi Partai Demokrat.

Kades Hilimbowo Kare Alibudi Zebua yang dihubungi suarasumut.com di hari yang sama membenarkan kejadian penangkapan salah seorang TS dari Partai Demokrat di Desa Hilimbowo Kare oleh warga dan Linmas. Dia memberitahu jika dia tiba dilokasi pada pukul 05.30 wib dinihari, dan dia tidak tahu awal kejadian, karena dia baru dipanggil setelah Fona’aro diamankan warga karena dicurigai mau membagi bagikan uang.

Alibudi juga memberitahu, setelah ditangkap warga, Fona’aro digiring oleh warga dan linmas ke kantor Kepala Desa, dan kemudian Fona’aro diserahkan kepada Panwaslu Kecamatan untuk diproses.

Ketua Panwaslu Kabupaten Nias Utara Saba’aro Lase yang dihubungi suarasumut.com untuk dikonfirmasi tidak mengangkat telepon selulernya, dan pesan singkat yang dikirim oleh suarasumut juga tidak mendapat balasan dari Ketua Panwaslu Kabupaten Nias Nias Utara. (sp/ss/nu)

Lihat Juga

Toko Mas Mutiara Disantroni Maling Di Siang Hari

  Tanjungleidong | suarasumut.com  –  Warga Kelurahan Tanjungleidong Kecamatan Kualuhleidong Kabupaten Labuhanbatu Utara dihebohkan adanya ...