Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Demo Lengserkan Pimpinan DPRD Labuhanbatu Berlanjut, Korlap Ditangkap Aparat Polres

Demo Lengserkan Pimpinan DPRD Labuhanbatu Berlanjut, Korlap Ditangkap Aparat Polres

Rantauprapat, suarasumut.com – Aksi Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Bersatu (GERAMMB) untuk melengserkan Ketua DPRD Labuhanbatu, Dahlan Bukhori masih terus berlanjut dalam 3 hari terakhir. Kali ini, aksi turun ke jalan GERAMMB di Simpang Enam mendapat perlawanan dari pihak Pores Labuhanbatu dengan menangkap Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Sabaruddin Simanjuntak.

Pantauan suarasumut.com, Kamis (26/3), Sabaruddin  ditangkap aparat Polres Labuhanbatu dengan tuduhan mengganggu ketertiban umum hanya kerana melakukan pembakaran ban mobil bekas di Simpang Enam Rantauprapat. Padahal, sesuai surat pemberitahuan kepada Kapolres Labuhanbatu, ban merupakan salah satu alat aksi tersebut.  “Aparat Polres berpakaian preman menangkap Sabaruddin hanya Karena pembakaran ban di Simpang Enam. Itu merupakan salahsatu alat aksi yang sudah kami beritahukan kepada Kapolres,” kata Arif Hakiki  orator aksi damai dugaan pelanggaran kode etik pimpinan DPRD Labuhanbatu.

Tak pelak, demo yang semula dilakukan di Simpang Enam itu dialihkan ke Polres Labuhanbatu agar teman perjuangan mereka, Sabaruddin Simanjuntak dilepaskan. Tak berapa lama setelah Sabaruddin diitrograsi di kantor Polres Labuhanbatu, Korlap aksi itu dilepas tanpa kekurangan dan perubahan fisik.

Sabaruddin menyebutkan, didalam kantor Polres Labuhanbatu dirinya dituduhkan mengganggu ketertiban umum karena melakukan pembakaran ban bekas. Namun karena ban tersebut masuk dalam daftar alat aksi, pihak Polres Labuhanbatu tidak dapat melakukan penahanan terhadapnya. “Saya dibawa ke ruang Kasat Intel. Didalam saya ditanya tentang aksi pembakaran ban. Karena itu masuk daftar alat kelengkapan, gak berhak mereka menahan saya,” kata Sabaruddin Simanjuntak tegas.

Kepala Satuan Intel (Kastel), AKP Cipto Samosir saat dikonfirmasi melalui selulernya berdalih penarikan paksa Sabarudin Simanjuntak bukan merupakan penangkapan, tapi hanya pemanggilan untuk mengingatkan. Cipto Samosir juga mendalihkan pembakaran ban di Simpang Enam mengganggu tertib lalu-lintas. “Bukan ditangkap. Kita hanya panggil dan mengingatkan. Setelah itu kita lepas. Itu mengganggu ketertiban lalu lintas,” dalih Cipto Samosir.

Menurut Cipto, pembakaran ban di Simpang Enam itu sangat mengganggu arus lalu lintas. Padahal, sesuai kondisi di lapangan, arus lalu lintas sedikit terganggu diakibatkan aksi bukan semata-mata karena pembakaran ban. “Yah sangat mengganggu aru lalu lintas. Itu jalan umum, milik masyarakat banyak,” dalihnya lagi.

Sekedar untuk diketahui, aksi unjuk rasa dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan DPRD yang diketuai Dahlan Bukhori telah dilakukan GERAMMB di halaman Sekretariat DPRD Labuhanbatu. Hal tersebut mereka lakukan untuk mendesak Badan Kehormatan segera memproses dugaan pelanggaran kode etik pimpinan DPRD yang diadukan oleh BPP LSM Patriot Merah Putih sejak 4 Maret 2015. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Sosialisasi Seleksi, Pembinaan Calon Anggota Polri, Polres Tapteng MoU Dengan Pemkab

Tapteng | suarasumut.com –  Melahirkan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda Tapanuli ...