Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Debat Kandidat Labusel Hanya Dihadiri Paslon No Urut 2

Debat Kandidat Labusel Hanya Dihadiri Paslon No Urut 2

Labusel| suarasumut.com  –  Tahapan pilkada agenda debat publik Pasangan Calon (Paslon) bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) hanya dihadiri satu paslon bupati dan wakil bupati, nomor urut 2 yakni, Usman Nasution – Arwinata (UmAr) di Convention Center Hotel Sudi Mampir Blok Songo Kabupaten Labusel.

Dua pasangan calon lainnya, yakni, No Urut 1 Wildan Aswan Tanjung – Khoir dan No Urut 3 Basyaruddin Siregar- Yuspin tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Kuat dugaan kedua paslon yang tidak hadir ini mengkhawatirkan kemampuan mereka untuk menjawab pertanyaan yang bakal disampaikan pasangan nomor urut 2 yakni, Usman Nasution – Arwinata (UmAr).

Sebab, UmAr diketahui lebih menguasai materi karena Usman Nasution berlatar belakang akademisi dan rektor salah satu universitas swasta yang cukup terkenal di Medan.

Ketua ICMI Kabupaten Labusel Abdullah Situmorang yang hadir dalam acara merasa kecewa karena ketidakhadiran dua pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 (Wildan Aswan Tanjung – Khoir) dan No Urut 3 (Basyaruddin- Yuspin )

“Mereka tak menghargai KPU sudah menyediakan tempat dan mennyelenggarakan debat kanndidat. Bagaimana memilih keduanyya kalau visi misi mereka juga tak mampu disampaikan diacara debat kandidat,” kata Abdullah Situmorang, Senin (30/11).

Dia mengatakan dengan debat kandidat ini, seharusnya masyarakat yang hadir setidaknya sudah dapat mengetahui visi-misi kedua pasalon yang tidak hadir itu. “Jadinya bagaimana terpaparkan kalau mereka tidak hadir,”ujar Abdullah.

Dia berharap, agar warga lebih cerdas menentukan pilihan paslon bupati dipilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember 2015 mendatang.

Ketua KPU Labusel, Sumarno mengatakan, belum mendapat alasan kedua pasangan calon yang tidak hadir tersebut. Karena paslon Wildan Aswan Tanjung – Khoir belum memberikan alasan kepada KPU. Sedangkan paslon no urut 3 Basyaruddin – Yuspin sebelumnya sudah memberitahu ketidakhadirannya. “Tapi alasannya tidak diketahui,”ungkapnya.

Terpisah, anggota KPU Ali Nababan mengatakan, tiga hari sebelum hari H pelaksnaan debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati sudah disurati agar hadir dalam acara tersebut. “Tapi tidak ada alasan pasangan Wildan Aswan Tanjung – Khoir tidak hadir. Padahal, sampai menjelang acara sengaja kami tunggu sekitar satu jam. Nyatanya mereka juga tidak hadir,”ujarnya.

Dia menambahkan, untuk pasangan Basyaruddin – Yuspin dua hari menjelang hari h pelaksanaan debat kandidat mengirimkan surat tidak dapat mengikuti. Acara itu.”Alasannyya juga tidak ada, hanya disurati itu tidak dapat mengikuti acara aja,”tandasnya.

Sekedar diketahui, Wildan Aswan Tanjung dengan calon Bupati Basyaruddin disebut-sebut masih keluarga dekat yang sengaja disetting untuk menjadi rival Wildan-Aswan Tanjung. Karena dari awal ada sejumlah perkiraan, pasangan nomor urut 2 yakni, Usman Nasution – Arwinata bisa dibatalkan. Tetapi akhirnya, pasangan ini dapat masuk kepencalonan meskipun sejak awal “digoyang” sejumlah oknum agar perjalan pasangan Wildan- Khoir berjalan mulus.

Sementara pasangan no urut 2 Usman Nasution – Arwinata (UmAr) dalam debat kandidat itu menyampaikan sejumlah visi misinya untuk pembangunan Kabupaten Labusel. Mereka akan menekankan pembangunan infrastruktur, juga akan membangun perekonomian rakyat dengan mengedepankan pemberdayaan berbagai sektor. Sebab, dengan baiknya infrastruktur, tentunya akan memacu pertumbuhan ekonomi (zr/ss/ls)

Kata kunci terkait:
abdullah situmorang, basyaruddin siregar

Lihat Juga

Komunitas KO2PI-STMIK Budi Darma SelenggarakanWorkshop Penulisan Dan Publikasi Artikel Ilmiah

Medan | suarasumut.com  –  Komunitas Kolaborasi Publikasi Indonesia (KO2PI) adakan Workshop on Multidisciplinary and Applications ...