Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› CV.Karya Sendoro Kecewa, Hakim Tolak Bukti Video Diputar

CV.Karya Sendoro Kecewa, Hakim Tolak Bukti Video Diputar

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH mengaku kecewa kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli.

Kekecewaan tersebut diungkapkan kepada media usai mengikuti sidang pembuktian gugatan CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (25/7).

“Kita sangat kecewa karena Hakim menolak memutar bukti video yang kita serahkan pada persidangan. Bukti tersebut adalah video putusan Ketua Majelis Hakim secara lisan pada sidang sebelumnya. Sesuai undang undang,seharusnya Hakim memutar bukti video yang kita ajukan pada persidangan,”ujar Sonitehe dengan kecewa.

Sonitehe menerangkan, dia memberikan bukti video kepada Hakim agar menjadi acuan kepada hakim, dan tergugat tidak lagi berdalil dalam dupliknya jika gugatan CV.Karya Sendoro belum pernah disidangkan di PTUN dan MA.

Selain itu, dalam bukti vdeo tersebut terungkap kesaksian palsu pada sidang sebelumnya, dan putusan hakim secara lisan pada sidang sebelumnya, walau gugatan CV.Karya Sendoro sebelumnya dinyatakan NO.

Sebelumnya, pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim M.Yusup Sembiring, SH, sempat terjadi perdebatan antara Hakim dan direktur CV.Karya Sendoro.

Direktur CV.Karya Sendoro bersikukuh agar bukti video yang diserahkannya diputar dalam persidangan.

Namun, Hakim menolak permintaan tersebut, dan berdalil jika video tersebut cukup Majelis Hakim yang menontonnya.

Hakim juga menegaskan jika bukti yang diserahkan di persidangan tidak bisa dibuka pada sidang.

Darwan Harefa kuasa hukum Bupati Nias yang ditemui di tempat yang sama tidak berkomentar terkait perdebatan antara Direktur CV.Karya Sendoro dan Hakim pada persidangan sebelumnya.(ih/ss-gs)

Lihat Juga

Bupati Nias Resmikan Musholla Al-Hikmah

Nias | suarasumut.com  –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM meresmikan Musholla Al-Hikmah di Desa ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *