Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Cabuli Siswi, Oknum Guru Nyaris Diamuk Warga

Cabuli Siswi, Oknum Guru Nyaris Diamuk Warga

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Dituding mencabuli sejumlah siswi di sekolah dia mengajar, oknum guru Sekolah Dasar di Kota Gunungsitoli berinisial AT (55) nyaris diamuk warga. Aksi warga sempat diredam Polisi dan AT diamankan ke Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Rabu (17/1).

Salah satu korban berinisial AL (10) yang ditemui saat memebri laporan ke Mapolres Nias, mengaku jika dia sudah kerap mendapat pencabulan dari oknum guru AT. Aksi AT yang memegang payudara dan kelaminnya sudah dia lakukan sejak dia naik ke kelas V dan AT menjadi Wali kelasnya.

“Sudah sering dia melakukan hal tidak senonoh kepada saya, bahkan bisa lebih sepuluh kali. Dia melakukannya di dalam kelas, bahkan dia selalu mengancam jika dia punya ilmu tinggi dan kami tidak boleh memberitahu perbuatannya kepada orang tua kami,”tutur AL.

Bahkan AL mengungkapkan, AT juga telah berbuat tidak senonoh kepada dia tadi pagi, dimana dia disuruh menulis dipapan tulis dan AT berdiri dibelakangnya dan memegang payudaranya saat siswa lainnya sedang mengerjakan tugas.

Namun, AT yang ditemui ditempat yang sama membantah keras telah melakukan pencabulan. Bahkan dia menuding jika hal yang dia alami hanya akal akalan warga untuk membalas dendam karena telah dituding mencuri.

“Saya sudah 11 tahun mengajar disana dan tidak pernah bermasalah, ini hanya akal akalan warga saja. Dua bulan yang lalu, ada warga yang mencuri tripleks bekas dan besi di sekolah saya mengajar, dan saat itu saya panitia pembangunan dan kesal hingga mengeluarkan kata kata warga mencuri sehingga mereka marah,” kilah AT.

Menurut AT, permasalahan tersebut sudah didamaikan oleh Kepala Sekolah, tetapi dia tidak tahu jika warga masih dendam. Saat warga mendatangi sekolah dimana dia mengajar, dia tidak tahu jika dia yang diserang dan hanya mengikuti anjuran beberapa guru untuk bersembunyi di dalam kelas sampai dibawa Polisi.

Ps.Paur Humas Polres Nias Bripka.Restu Gulo yang dihubungi melalui telepon seluler membenarkan kejadian tersebut. Restu mengakui jika saat ini AT sudah diamankan di Mapolres Nias dan sedang dimintai keterangan.
Restu juga memberitahu jika hingga saat ini korban yang sudah melapor ada sebanyak tujuh orang, dan kemungkinan korban akan bertambah.(ih/ss-gs)

Kata kunci terkait:
nama nama bintara kepolisian nias lulusan 2017

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.