Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Buruh PT.PLP Sei Kanan Demo, Minta Manager Dicopot

Buruh PT.PLP Sei Kanan Demo, Minta Manager Dicopot

Sei Kanan, suarasumut.com  –  Ratusan Karyawan dan buruh Perusahaan perkebunan PT. Putera Lika Perkasa (PLP) mendatangi kantornya yang berlokasi di areal perkebunan karet dan kelapa sawit milik perusahaan tersebut kamis (17/9).

Dulunya lokasi areal perkebunan PT.PLP berdiri jenis tanaman akasaia yang dikelola negara dengan nama Hutan Tananman Industri (HTI) milik negara, namun sekarang tanamannya sudah beralih fungsi menjadi tanaman Karet dan kelapa sawit dikuasai perusahaan Perkebunan PT.PLP. Dengan luas 10.000 HA. ijin Kepmenhut: 136/KPTS-II/1997 tertanggal 10 Maret 1887 simpang Ranto Jior Langga Payung.

Perusahaan PT.PLP memiliki ratusan karyawan dan buruh harian lepas (BHL), “Muzakir” adalah salah satu karyawan perusahaan dan menjabat sebagai Manager diperusahan tersebut.

Pantauan awak media suarasumut dilokasi saat para pendemo berorasi meminta agar Muzakir Mundur dari jabatanya dan meminta pihak managemen perusahaan agar Muzakir segera dicopot jabatanya karena tidak layak menjabat manager. “Kami Para buruh dan karyawan sudah banyak yang sakit hati atas sikap Muzakir. Selama ini kami juga diperlakukan harus mengikuti pola kerja yang terlalu memaksakan para buruh dan karyawan,”ucap Ihsan koordinator lapangan saat berorasi didepan kantor perusahaan”.

Saat berorasi terdengar suara lantang dari pendemo mengatakan, muak dengan janji-janji pihak perusahaan akan mencopot Muzakir namun sampai saat ini muzakir tetap menjabat sebagai Manager. “Muzakir juga penghisap keringat parah buruh, kami ingin Muzakir turun dan enyah dari perkebunan PT. PLP, kalau tidak kami akan terus mendatangi kantor selama empat hari berturut-turut,”kata Para Pendemo”.

Yosef (39) dengan tiga anaknya yang telah bekerja lima tahun menjelaskan kepada awak media tentang keburukan manejemen Perusahaan PT.PLP.  “Saya tinggal di barak kantin karena fasilitas air tidak memadai, kemudian saya buat sumur dengan biaya sendiri sebesar dua juta rupiah, selesai buat sumur tidak berapa lama malah saya dipindahkan ke barak zonder oleh pihak perusahaan, kalau saya dipindahkan tentu saya meminta ganti rugi pembuatan sumur sendiri, malah dibarak zonder yang ditempatinya atap bocor dan sudah meminta agar diperbaiki, kemudian saya menanyakan permasalahan kepada mandor, (Maman) sudah dua bulan lamanya namun sampai sekarang belum juga terealisasi dengan alasan belum datang dana kata Maman,” demikian diungkapkan Yosep kepada awak media”.

Yosep menambahkan Belum lagi buruknya fasilitas transportasi bagi anak-anak para karyawan dan buruh untuk ke sekolah yang dalam setiap hari dengan menaiki Dump Truk sebagai alat transportasi yang menempuh jarak sekitar tujuh kilo meter menuju sekolah,Ucapnya.

Hal senada juga dikatakan, M Br. Siahan salah seorang buruh harian lepas (BHL), layaknya buruh harian menerima gaji juga harian. “Kenyataan, kami terima 40 hari disetiap tanggal 10 sebesar Rp 64.000, dengan perincian mulai kerja dari pukul 07.00 wib dan lepas kerja pukul 14.00 WIB. Gaji tidak harian kami terima, melainkan satu bulan setengah baru diberikan kepada kami sebagai BHL,”ungkapnya.

Sementara, Manejer Kebun Sawit Jhon Hendrik saat dimintai keterangan kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya tidak memiliki wewenang memberikan penjelasan terkait permasalahan para karyawan, ” saya tidak ada wewenang untuk menjelaskan masalah ini, “katanya.

Kadisnaker Labusel, Sutrisno menjelaskan bahwa pihak pedemo datang menghantarkan surat mogok kerja ke kantor Disnaker pukul 13.00 WIB. “Disini kami sebagai penghubung antara karyawan dan pihak perusahaan untuk mencari jalan terbaik, agar jangan ada tindakan anarkis”kata Sutrisno.

Kapolsek Sei Kanan AKP J. Tarigan saat dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini ratusan karyawan PT. PLP melakukan demo di kantor PT. PLP. “Ijin demo ada Empat hari dan kami sebagai pihak keamanan siap mengamankan agar tidak terjadi tindakan anarkis,”terangnya.(zr/ss/ls)

Kata kunci terkait:
Kinerja jaksa ernawati barus sh, pt plp sawit, demo pt putra lika perkasa, fasilitas di pt plp, perkebunan pt putralika perkasa, Putra nias yg jd manejer pt sawit

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...