Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bupati Tapteng, ASN Absen Selama 46 Hari Dan Positif Narkoba Akan Dipecat

Bupati Tapteng, ASN Absen Selama 46 Hari Dan Positif Narkoba Akan Dipecat

TAPTENG | suarasumut.com –   Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng rupanya tidak main-main dengan penegakan disiplin pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) hal ini sudah tertuang dalam PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Sesuai aturan jika ada yang melanggar akan berikan peringatan sampai sanksi hingga pemberhentian sanki tidak masuk kerja hingga lebih dari 46 hari secara komulatif tanpa alasan yang jelas akan dipecat secara tidak hormat dan bagi ASN yang positif Narkoba akan dipecat, sanksi tersebut bukan hanya berlaku bagi ASN tapi termasuk tenaga honorer, kepala desa hal ini disampaikan Bupati Tapteng saat memimpin rapat bersama Wakil Bupati Tapteng, Sekdakab Tapteng Staf Ahli, Para Asisten, SKPD dan Camat se Tapteng di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng, Senin (5/3/2018)

Terkait proses pemberhentian bagi ASN yang tidak hadir sampai 46 hari kerja nantinya ASN tersebut akan melalui sidang tim disiplin terlebih dahulu yang personelnya dari Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah. Selain penegakan Displin ASN saya tekankan bagi “Pengguna narkoba merupakan pelanggaran berat akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku di negara ini dan saya tegaskan akan menindak tegas Pimpinan OPD maupun camat yang melindungi stafnya yg terlibat narkoba dan absen dalam melaksanakan tugas.

Pemerintah Tapteng berkeinginan seluruh Aparatur menjadi teladan bagi masyarakat, bebas dan bersih dari Narkoba dan bahan adiktif lainnya maka seluruh Aparatur Pemkab Tapteng harus membuat Surat Pernyataan dengan Isi Surat Pernyataan : Apabila ASN/CPNS, Kades, Tenaga Honorer terbukti memakai mempergunakan mengedarkan serta tertangkap oleh aparat penegak hukum dalam penyalahgunaan Narkoba dan adiktif lainnya dan atau Apabila berdasarkan hasil tes urin ternyata positif selaku pemakai/pengguna Narkoba dan zat adiktif lainnya saya bersedia diberhentikan dari jabatan dan sebagai ASN, CPNS. Sanksi tersebut tidak harus menunggu Putusan Pengadilan berkekuatan Hukum tetap (INCRACH VAN GEWIJSDE) serta Surat pernyataan tersebut dibubuhi Meterai 6000 dan ditanda tangani ASN, CPNS, tenaga Honorer dan Kades yang bersangkutan.

Pemerintah dalam melayani masyarakat sesuai dengan tuntutan reformasi birokrasi tentang peningkatan pelayanan masyarakat diperlukan mengisi kekosongan jabatan dan pemerataan

ASN, Honorer di Dinas Instansi di Kecamatan dan kelurahan untuk itu kepada kepada Camat agar segera menyerahkan data ke Badan Kepegawaian untuk diadakan penataan dan pemerataan ASN di Kecamatan dan Kelurahan serta mengisi kekosongan jabatan sehingga pelayanan terhadap masyarakat di Kecamatan Kelurahan dapat terlaksana dengan maksimal, .

Sejalan dengan penegakan displin tersebut Pemkab Tapteng telah berupaya meningkatkatkan kesejahteraan ASN dengan pemberian TPP (Tunjangan Penambahan Penghasilan) harus diimbangi disiplin segera dibuat Peraturan Bupati bagi ASN yang absen 3 hari berturut-turut atau tidak dalam satu bulan serta ketahuan merokok di ruang kerja maka secara otamatis TPP gugur hal ini berlaku bagi seluruh ASN Pemkab Tapteng

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Tapteng Yetty Sembiring, SSTP, MM dalam laporannya, upaya yang dilakukan BKD untuk meningkatkan Displin ASN pertama membuat surat edaran tentang penegakan displin ASN Pemkab Tapteng, Kedua surat edaran perihal penegakan displin seluruh ASN Tapteng tentang Hukuman Displin Penegakan Displin Kasus Narkoba, Asusila, Penindakan ASN sesuai PP 53 yaitu sanksi Ringan, sanksi sedang dan sanksi berat dengan rincian sanksi tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 5 hari kerja teguran tertulis, Selama 6-10 hari kerja teguran tertulis, 11 – 15 kerja hari pernyataan tidak puas secara tertulis, 16 -20 kerja hari penundaan kenaikan gaji berkala 1 tahun, 21 -25 hari kerja penundaan kenaikan pangkat 1 tahun, 26-30 kerja hari penurunan pangkat selama 1 tahun, 31-35 hari kerja penurunan pangkat selama 3 tahun, selama 36-40 hari kerja pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, 41-45 hari kerja Pembebasan dari Jabatan dan selama 46 hari kerja pemberhentian Dengan Tidak Hormat kepada ASN, sampai saat ini tindakan hukuman displin yang dijatuhkan kepada ASN dilingkungan Pemkab Tapteng yaitu Hukuman berat penurunan Pangkat, dan pemberhentian dari jabatannya. (rl/ss-tt)

Lihat Juga

Sita 6 Janjang TBS Dan Egreg, PT Tolan Amankan Pencuri Sawit

Labusel| suarasumut.com  –  Seorang tersangka pencuri sawit milik PT Tolan tiga indonesia kebun perlabian estate ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *