Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› BUPATI SOEKIRMAN DIMINTA SEBAGAI PEMBICARA PADA FGD

BUPATI SOEKIRMAN DIMINTA SEBAGAI PEMBICARA PADA FGD

Sei Rampah, suarasumut.com – Bupati Serdang Bedagai ( Sergai ) Ir. H. Soekirman selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Penyuluh dan Petani Indonesia ( DWP PERHIPTANI ) Provinsi Sumut mendapat kehormatan didapuk sebagai pembicara pada kegiatsn
Focus Group Discussion ( FGD ). Kegiatan dipusatkan di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian ( STPP ), Jalan Gatot Subroto Km 10 Medan, Selasa ( 22/04 ).

Turut hadir Kadis Tanak Ir. H. Safaruddin, Kadis Hutbun M. Aliuddin, SP, Kepala BP2K Setiyarno SP, Ketua STPP Dr. Ir. Widi Harjono MSc, mewakili BPPSDMP Kementerian Pertanian, mewakili Ditjen Tanaman Pangan, mewakili Ditjen Tanaman Perkebunan, narasumber dari praktisi pertanian Prof. Dr. Ir. Totok Mardikanto dan praktisi penyuluhan Dr. Andin Taryoto serta para peserta.

Kegiatan yang mengusung tema Kompetensi Penyuluh di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) berlangsung sejak hari Senin-Selasa 21-22 April diikuti SKPD terkait dan para penyuluh dari 15 Kabupaten/Kota se-Sumut, Aceh, PTPN III dan IV, BBP2TP Provsu, Bakorlu Provsu, KTNA dan beberapa Perguruan Tinggi di Kota Medan.

Dalam diskusi ini Bupati Sergai Ir. H. Soekirman memberikan apresiasi yang tinggi sekaligus mengemukakan bahwa ada tiga hal yang melatar belakangi diberlakukannya tentang penyuluh ini yaitu Kebijakan, Kelembagaan dan Kebersamaan ( K3 ). Kebijakan meliputi peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan penyuluhan, kelembagaan yang tergabung dalam
kelompok dibidang pertanian ada suatu lembaga yang kuat yang saling membantu khususnya para penyuluh. Sedangkan kebersamaan bahwa dalam menghadapi EMA perlu adanya solidaritas sehingga menciptakan sumber daya manusia yang handal menguasai teknologi informasi dan inovasi dalam mendukung kegiatan penyuluhan.

Dijelaskan oleh Bupati Soekirman bahwa majunya bidang pertanian tergantung kepada karakteristik dan etos kerja masyarakat petani itu sendiri. Untuk itu diperlukan penyuluh yang dapat memberikan berbagai informasi untuk meningkatkan hasil pertanian, dapat berkomunikasi secara baik dengan masyarakat petani sehingga tidak salah dalam memberikan informasi serta penyuluh sebagai tempat pembelajaran untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan dalam bidang pertanian. Oleh karenanya seorang penyuluh harus
mempunyai kompetensi yang berupa ilmu, kecerdasan, sikap dan keterampilan.

Sementara itu Ketua STPP Dr. Ir. Widi Harjono MSc menyampaikan bahwa STPP akan menyamakan kurikulum ajaran pendidikan sehingga akan melahirkan penyuluh-penyuluh yang mempunyai daya saing.(ril/pu/ss/sbg)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...