Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Bupati Nias Letak Batu Pertama Pengembangan Jaringan Irigasi Di Idano Gawo

Bupati Nias Letak Batu Pertama Pengembangan Jaringan Irigasi Di Idano Gawo

Nias, suarasumut.com — Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan Irigasi di Desa Awoni Lauso, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Nias, Kamis (12/2). Pada peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi, Bupati Nias turut didampingi Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara, Dandim 0213/Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Asisten Sekda kabupaten Nias, dan sejumlah kepala SKPD LingkupPemkab Nias.

Pada acara peletakan batu pertama, Bupati Nias mengatakan, pemenuhan kebutuhan pangan adalah hal yang sangat penting untuk mewujudkan baik dari sisi social maupun moral, sesuai dengan undang-undang Nomor : 7 Tahun 1996 tentang Pangan.

Ketahanan pangan terwujud apabila seluruh penduduknya mempunyai akses fisik dan ekonomi terhadap pangan untuk memenuhi kecukupan nutrisi sesuai kebutuhannya, agar dapat menjalani kehidupan.

Sampai saat ini menurut Bupati Nias, Kabupaten Nias belum berswasembada beras secara local, dan masih mendatangkan beras dari luardaerah. Tahun 2014, Kabupaten Nias menurutbdia masih kekurangan beras sekitar 1.704 ton, dimana artinya pemkab Nias harus dapat menyediakan lahan baru seluas 355 hektar.

Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan karena keterbatasan lahan, tetapi dia berharap agar tidak apatis dan berdiam diri, serta bersama sama mencari alternatif lain untuk peningkatan produktifitas dengan berbagai tahapan teknologi, baik dari system penerapan teknologi budidaya, pengamanan produksi dan penerapan pasca panen.

Upaya pemerintah meningkatkan produksi padi secara nasional, salah satu program yang dilaksanakan yaitu pengembangan jaringan irigasi, dimana irigasi merupakan factor penting dalam proses usaha tani yang berdampak langsung terhadap kualitas dan kuantitas tanaman, khusus padi yaitu pengelolaan air irigasi.

Tidak lupa dia memberitahu, Kabupaten Nias tahun 2015 mendapatkan kegiatan pengembangan Jaringan Irigasi yang alokasi dana melalui Tugas Pembantuan pada mata anggaran Belanja Bantuan Sosial yang jumlahnya Rp. 550.000.000.

Dana tersebut dikelola kelompok tani dimana lokasi pembangunan Jaringan Irigasi, dalam pelaksanaan lapangan/fisiknya, kerjasama dan dukungan dari semua anggota kelompok tani dan juga dukungan aparat teknis Dinas Pertanian, Dinas PU, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Kabupaten Nias serta dukungan TNI.

Dia berharap setelah kegiatan ini selesai, hasilnya dapat dinikmati seluruh petani, kelompok tani yang berada di daerah irigasi Awoni Lauso. Sehingga dapat meningkatkan luas areal tanaman melalui Indeks Pertanaman (IP) serta penanganan PolaTanam dan Tertib Tanam (P2T3).

Sebelumnya, Kadfis Pertanian Kabupaten Nias Ir.Yuniaro Nazara dalam laporannya mengatakan, Kegiatan Rehab/Pembangunan Konstruksi Jaringan Irigasi Dananya bersumber dari APBN TugasPembantuanDinasPertanianProvinsi Sumatera Utara TahunAnggaran 2015 sebesarRp. 550.000.000, dengan volume jangkauan 500 Ha.

Rincian areal pemanfaatan yaitu, Areal kelompok tani Mufakat 30 Ha , Areal kelompok tani Setia 30 Ha, Areal kelompok tani GPDI 30 Ha, Areal kelompok tani Tuberi 30 Ha, Areal kelompok tani Sondroro 30 Ha dan Areal kelompok tani di desa Hilina’a Tafuo 350 Ha.

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kinerja Jaringan Irigasi Tersier sehinggga dapat meningkatkan fungsi layanan irigasi, meningkatkan partisipasi petani/masyarakat dalam pengelolaan jaringan irigasi dan meningkatkan produktivitas dan produksi padi melalui penambahan luas tanam/peningkatan intensitas tanam.(sw/ss/gs)

Lihat Juga

Politeknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia Adakan Kompetisi Internasional ResPex

Malaysia | suarasumut.com  –  Politeknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia adakan Kompetisi International Regional Student’s ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.