Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bupati Nias Diberi Kesempatan Terakhir Jawab Gugatan CV.Karya Sendoro

Bupati Nias Diberi Kesempatan Terakhir Jawab Gugatan CV.Karya Sendoro

Nias | suarasumut.com — Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM diberi kesempatan terakhir untuk menjawab gugatan direktur CV.Karya Sendoro, terkait pembatalan CV.Karya Sendoro sebagai pemenang tender pengadaan Alat Kesehatan di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli tahun 2012 senilai Rp 15 Milliar.

Kesempatan terakhir yang diberikan kepada Bupati Nias disampaikan Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring, SH kepada kuasa hukum Bupati Nias, Darwan H Harefa pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (19/4).

Kuasa hukum Bupati Nias Darwan H Harefa mengakui kepada Majelis Hakim, mereka tidak dapat membaca jawaban Bupati Nias atas gugatan CV.Karya Sendoro, karena jawaban tersebut belum selesai.

Bupati Nias meminta waktu kepada Majelis Hakim, dan berjanji akan menyampaikan jawaban atas gugatan direktur CV.Karya Sendoro minggu depan. Ketua Majelis Hakim mengabulkan permintaan Bupati Nias dnegan catatan jika kesempatan yang diberikan adalah kesempatan terakhir, dan jawaban wajib dibaca pada sidang minggu depan.

Bupati Nias Berkali Kali Mangkir

Menanggapi permintaan kuasa hukum Bupati Nias, pada persidangan Direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH mengaku sangat kecewa. Sonitehe menduga Bupati Nias melakukan strategi untuk mengelak.

Menurut Sonitehe dalam persidangan, Bupati Nias telah beberapa kali mangkir pada sidang, dan sebelumnya Bupati Nias juga telah meminta waktu dua minggu untuk menyiapkan jawaban atas gugatannya.

“Sebelumnya kuasa hukum Bupati Nias telah meminta waktu dua minggu menyiapkan jawaban, tetapi pada waktu yang ditentukan, mereka tidak hadir. Setelah diberi panggilan beberapa kali, mereka kembali meminta waktu seminggu. Apa ini bukan strategi untuk mengelak,”tegas Sonitehe pada sidang.

Sonitehe juga mengungkapkan kepada Majelis Hakim, dia berasumsi jika strategi mengulur ngulur waktu yang dilakukan Bupati Nias adalah untuk membuat dia capek, karena dia tinggal diluar daerah. Dia menegaskan dalam sidang, bahwa dia akan terus mengejar haknya dan tidak akan pernah berhenti sampai kapan pun untuk menggugat Bupati Nias.(ih/ss-ni)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...