Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Bupati Labuhanbatu Tanggap Persoalan Banjir

Bupati Labuhanbatu Tanggap Persoalan Banjir

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Menanggulangi banjir yang terjadi beberapa hari yang lalu di seputaran kota Rantauprapat akibat curah hujan yang tinggi dan mendangkalnya aliran sungai, Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengerukan dialiran sungai Aektapa Kelurahan Bakaranbatu Kecamatan Rantau Selatan.

“Begitu Bupati mengetahui warganya terkena banjir beberapa hari yang lalu, langsung diperintahkan alat berat untuk mengeruk Sungai Aektapa ini,”ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu Said Ali Harahap, Rabu (26-4-2017).

Menurutnya, pengerukan Sungai Aektapa ini merupakan langkah awal untuk menanggulangi banjir. Sebab, katanya pihak BPBD Kabupaten Labuhanbatu beserta Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan saat ini sedang melakukan penelusuran penyebab terjadinya banjir diseputaran kota Rantauprapat.

“Saat banjir beberapa hari yang lalu tim kita langsung kelokasi banjir untuk membantu warga. Dan langkah pengerukan air Sungai Aektapa ini merupakan langkah awal kita untuk menanggulangi banjir. Dan selanjutnya akan kita cari solusinya dengan menerima masukan dari warga yang terkena banjir,”terang Said.

Untuk itu, Said menghimbau kepada warga yang tinggal diseputaran Sungai Aektapa, agar tidak melakukan pembuangan sampah kedalam sungai yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan.

“Salah satu faktor penyebab terjadinya pendangkalan dikarenakan adanya pembuangan sampah ke sungai. Jadi, saya Himbau agar warga jangan pernah membuang sampahnya kedalam sungai. Guna untuk mengurangi terjadinya pendangkalan dan penyempitan sungai,”pintanya.

Sementara itu Ketua Gerakan Masyarakat Labuhanbatu (Gemala) Amin Wahyudi Harahap menambahkan, pihaknya berencana mengadakan lomba foto warga buang sampah kedalam sungai. Dimana, foto tersebut akan dipajangkan kedalam group Facebook Gemala agar warga yang membuang sampah ke sungai itu malu dan tahu dampaknya.

“Bagi yang berhasil mengambil foto warga buang sampah ke sungai akan kita berikan hadiah. Dan warga yang membuang sampah didalam foto itu akan kita laporkan ke dinas terkait agar diberikan sanksi. Sebab kita gak mau hanya gara gara ulah segelintir orang jadi banyak yang merasakan dampak banjir ini,” tambahnya.

Untuk diketahui, Ratusan Rumah diseputaran Kota Rantauprapat Senin (24-4-2017) sekira pukul 23.00 wib terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi. Puluhan petugas BPBD Labuhanbatu beserta Camat Rantau Utara dan TNI dikerahkan untuk membantu warga.

“Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan debit air tidak mampu ditampung sungai Aektapa sehingga meluap ke rumah warga. Hanya hitungan jam saja banjir ini sudah surut. Dan banjirnya ini terjadinya hanya setahun sekali, itu pun cuma lewat saja,”ucap Camat Rantau Utara Andrea Nuzul Manik saat turun kelokasi banjir di kelurahan sirandorung.(ab/ss-lb)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...