Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Bupati Labuhanbatu Dapat Penghargaan Kabupaten Peringkat 5 Terkorup Se-Sumut

Bupati Labuhanbatu Dapat Penghargaan Kabupaten Peringkat 5 Terkorup Se-Sumut

Rantauprapat, suarasumut.com – Akhir tahun 2014, saiian informasi penghargaan Manggala Karya Bakti Husada dan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang diraih oleh Bupati Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Siregar SpPD menjadi sorotan public. Pasalnya masyarakat menganggap prestasi-prestasi yang dilakukan dr Tigor Panusunan Siregar SpPD tersebut dianggap kontroversi dengan faktanya.

Piagam penghargaan juga bergulir kepada dr Tigor Panusunan Siregar di awal tahun 2015 atas peringkat 5 terkorup se-Sumut dalam pengelolaan keuangan daerah berpotensi merugikan keuangan negara. Kali ini, penghargaan disampaikan masyarakat dari berbagai lembaga, yakni, Gerakan Masyarakat Labuhanbatu (GeMaLa), Tim Investigasi Aliansi Penyelamatan Indonesia (API), DPC Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI), Mahasiswa, dan juga Pengacara.

Pantauan suarasumut.com,, Selasa (6/1), Sekretaris GeMaLa, Nasir Wadiansa SH, Ketua TIM Investigasi API Sumut, Andi Choirul Harahap, Ketua DPC JBMI Labuhanbatu, Arif Hakiki Hasibuan, bersama puluhan mahasiswa serta Irwansyah SH MH yang berprofesi pengacara mendatangi kantor Bupati dan DPRD.

Puluhan mesayarakat Labuhanbatu itu menyerahkan piagam penghargaan atas prestasi ke-5 dari 33 Kabupaten/Kota se-Sumut dalam pengelolaan keuangan daerah terkorup. Piagam penghargaan tersebut diterima Bupati dr Tigor Panusunan Siregar melalui Kasubag Tata Usaha Sekretariat Pemkab Labuhanbatu, Sriani dan Ketua DPRD, Dahlan Bukhori.

Penyerahan piagam diserahkan kepada Bupati selaku penanggungjawab pengelolaan anggaran, sedangkan DPRD selaku pengawas pengelolaan anggaran Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu. Menurut masyarakat Labuhanbatu dari berbagai lembaga itu, piagam penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang dicetak pemerintahan yang dipimpin dr Tigor Panusunan Siregar.

Dalam piagam tertulis kalimat “Gerakan Masyarakat Labuhanbatu (GEMALA) Memberikan Penghargaan Kepada Bupati Labuhanbatu Peringkat 5 Besar Kategori Kabupaten Terkorup di Provinsi Sumatera Utara Versi FITRA SUMUT”. Piagam ditandatangani ketua GEMALA, Amin Wahyudi Harahap dan Nasir Wadiansah selaku Sekretaris.

Sekretaris GeMala, Nasir Wadiansa menyebutkan, piagam diberikam kepada Bupati Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Siregar sebagai bentuk mengingatkan. Dimana, lanjutnya, Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu yang dipimpin dr Tigor Panusunan Siregar masuk daftar 5 besar terkorup dalam pengelolaan keuangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Penghargaan ini bukan sebagai bentuk perlawanan atas kinerja Bupati Labuhanbatu, melainkan sebagai bentuk mengingatkan kondisi saat ini pemerintahan yang dipimpinnya masuk urutan ke- 5 terkorup,” kata Nasir Wadiansa sembari menyebutkan, Forum Informasi Transparansi Anggaran (Fitra) telah melansir daftar 33 kabupaten/kota terkorup se-Sumut.

Ketua TIM Investigasi API Sumut, Andi Choirul Harahap menyebutkan, upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum atas masuknya Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu dipimpin dr Tigor Panusunan Siregar sebagai daerah terkorup akan didukung penuh seluruh lapisan masyarakat. “Kami berpendapat, masyarakat akan mendukung apabila ada penegak hukum yang berani membuka dugaan tindak pidana korupsi atas temuan BPK tersebut,”ungkap Andi.

Sesuai data yang tersaji dalam akun Facebook Fitra Sumut yang dikordinir oleh Rurita Ningrum, dari 10 kabupaten/kota terkorup se-Sumut berdasarkan ikhtisar audit Badan Pemeriksa Anggaran (BPK) tahun 2009-2013, Kabupaten Labuhanbatu tercatat dalam pringkat 5 besar dengan nilai potensi kerugian negara sebesar Rp23,652,540,000.

Menurut versi Fitra Sumut, daerah terkorup peringkat 1 Kota Medan dengan nilai Rp187,245,040,000, peringkat 2 diraih Kabupaten Batubara peringkat dengan nilai Rp87,952,850,000, peringkat 3 diraih Kabupaten Langkat dengan nilai Rp37,223,830,000, dan peringkat 4 diraih Kabupaten Deli Serdang dengan nilai Rp33,700,600,000. (ls/ss/lb)

Kata kunci terkait:
peringkat kabupaten terbaik brapakah kab labura, Kantor terkorup di mandailing natal, peringkat kab palas sumut, prestasi kabupaten labura, www urutan rangking bupati berprestasi di sumut

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...