Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bupati Labuhanbatu Buka Mimbar Serasehan KTNA Tahun 2017

Bupati Labuhanbatu Buka Mimbar Serasehan KTNA Tahun 2017

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Dalam acara Mimbar Serasehan ini akan menimbulkan silaturrahmi diantara para petani dan Kelompok Tani Nelayan Andalan kepada Pemerintah, dimana pada acara ini pasti ada tanya jawab dan adsa masukan-masukan yang diberikan oleh Pemerintah dan ada juga masukan-masukan dari petani maupun KTNA, karena ini berkaitan dengan visi dan misi kita “Satu Tekad Bersama Rakyat Menuju Labuhanbatu Sejahtera”.

Demikian antara lain dikatakan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si, Selasa (26/9) pagi dalam arahannya pada acara pembukaan Mimbar Serasehan Kelompok Tani Nelayan Andalan Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2017 di Ruang Pertemuan Dinas Pangan Kabupaten Labuhanbatu yang turut dihadiri Plt. Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih, SH, MM.

“Kalau antara Pemerintah dengan Kelompok Tani atau Masyarakat Nelayan tidak bersinergi, kapan sampai-sampainya sejahtera itu, maka hal-hal inilah yang kita bicarakan dan rumuskan bagaimana caranya menciptakan kesejahteraan itu, jangan hanya tinggal menuju saja,”sebut Pangonal Harahap.

Lebih lanjut disebutkannya, untuk menciptakan kesejahteraan itu harus kiranya masyarakat itu mempunyai kemampuan secara finansial, mental dan sumber daya manusianya, bahkan kemarin saya juga menugaskan untuk melaksanakan serasehan di daerah wilayah pantai dan darat yang berawal untuk mendekatkan tentang bagaimana cara mendekatkan kebersamaan antara pemerintah dengan kelompok tani tersebut, maka pada hari ini secara global kita laksanakan disini dengan menghadirkan instansi yang berkompeten termasuk sekdakab Labuhanbatu.

Menurut Pangonal Harahap, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus berupaya meningkatkan komunikasi dengan para petani dan nelayan juga kepada peternak, saya melihat petani ini sangat perlu untuk kita tingkatkan dan kita galakkan karena ini menyangkut dari pada kebutuhan primer.

“Saya yakin kalau Labuhanbatu bisa swasembada, tetapi karena pengolahan di Labuhanbatu ini tidak kita siapkan dan tidak ada investor yang melakukan usaha secara besar, sehingga mau tak mau hasil pertanian itu beralih ke daerah lain baru ke Labuhanbatu”, ungkapnya.

Wakil Ketua KTNA Sumatera Utara H Raya Pasaribu dalam sambutannya mengatakan, Kelompok Tani Nelayan Andalan merupakan organisasi petani dan nelayan yang didirikan oleh seorang petani dan cikal bakalnya menjadi Kelompok Tani yang diakui Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1977 karena melihat makna, perjuangan, perbuatan petani maka didukung pemerintah pada saat itu.

Sementara, Wakil Ketua KTNA Kabupaten Labuhanbatu Abdul Hafiz Siregar mengungkapkan, Mimbar Serasehan KTNA ini marilah kita jadikan momentum untuk mencurahkan seluruh persoalan dan permasalahn petani, nelayan secara langsung kepada Bapak Bupati dan pemangku kebijakan yang terkait, karena semua organisasi atau kelompok yang ada, hanya KTNA lah yang mempunyai agenda kegiatan seperti ini, dimana semua stake holder berkumpul dan berdialog secara langsung dengan petani dan nelayan.

Melalui Mimbar Serasehan ini kami berharap akan tercipta suatu kebijakan yang sistematis dan terarah yang berpihak kepada kepentingan petani dan nelayan, demi terciptanya para petani dan nelayan yang mumpuni dan dapat meningkatkan tarap hidup sesuai dengan kebutuhan dan tuntutannya, karena ditangan para petani dan nelayan lah ujung tombak dari ketersediaan pangan apabila petani dan nelayan itu diberdayakan, terang Hafiz Siregar.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Labuhanbatu Syarifuddin, SP dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dari program peningkatan kesejahteraan petani dengan sub kegiatan peningkatan kemampuan lembaga petani yang tertampung dalam kegiatan APBD Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2017.

Kegiatan Mimbar Serasehan ini dilaksanakan mulai dari Tingkat Kecamatan yang kemudian dilanjutkan ke Tingkat Kabupaten seperti yang dilaksanakan hari ini dengan jumlah peserta lebih kurang 250 orang dan kegiatan ini merupakan wdah bagi para petani beserta keluarganya (Kontak Tani Nelayan Andalan) untuk menyampaikan aspirasi dan pemecahan masalah-masalah yang dihadapi kepada pihak pemerintah demi terciptanya pembangunan pertanian yang lebih baik, jelas Syarifuddin, SP.

Mimbar Serasehan yang dihadiri kelompok tani dan nelayan serta penyuluh lapangan ini dihiasi dengan kegiatan serasehan atau tanya jawab antara petani dengan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si serta Sejumlah Kepala SKPD seperti Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Perikanan, Peternakan, Koperasi dan UKM serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu.(Ab/ss/lb).

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...