Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Bupati Janji Bantu Rp.160 Juta Untuk Pembangunan Persiapan Paroki Umat Katolik Di Rantauprapat

Bupati Janji Bantu Rp.160 Juta Untuk Pembangunan Persiapan Paroki Umat Katolik Di Rantauprapat

Rantauprapat, suarasumut.com – Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar, SpPD menyatakan akan membantu Pembangunan Persiapan Paroki ummat Katolik yang akan dibangun di Jalan Pelita III Kota Rantauprapat sebesar Rp.160 Juta, alasan dr Tigor membantu pembangunan Paroki ini karena masyarakat atau ummat Katolik belum pernah meminta bantuan kepada Bupati Labuhanbatu, jadi sudah sepantasnya dibantu karena pembangunan ini adalah untuk rumah ibadah dan rumah pastor.

Hal itu dinyatakan dr Tigor saat menghadiri acara Pesta Perlindungan dan Pembangunan Persiapan Paroki Jalan Pelita III Rantauprapat, Minggu (13/7) yang dihadiri Uskup Agung Medan Alfred Gotti Pius Datubara,OFM, Cap, Vikeb Pastor Hyasintus, OFM, Cap, para Pengurus Dewan Paroki, Dewan Stasi se Paroki Aek Nabara, Dewan Stasi Santo Petrus Rasul Rantauprapat dan sekitar 1500 orang ummat Katolik.

Menurut dr Tigor, bahwa Pemkab Labuhanbatu mendukung sepenuhnya pengembangan Paroki Rantauprapat, untuk itu marilah kita bersama-sama segenap lapisan masyarakat khususnya ummat Katolik untuk memanfaatkan peningkatan status stasi Rantauprapat menjadi Paroki ini untuk lebih meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan dan kepedulian dengan menerapkan kasih yang nyata didalam setiap tindakan kita dimanapun kita berada, bahkan ditengah-tengah perbedaan suku dan agama yang kita miliki.

Lebih lanjut dr Tigor berharap, kiranya ummat Katolik agar benar-benar mencurahkan perhatian dan mengerahkan seluruh kemampuan dalam meraih yang terbaik dalam kehidupan, khusus kepada para Pastor dan Biarawati serta Pengurus Stasi dan Pengurus Lingkungan kami harapkan dapat memebrikan kontribusi pencerahan bagi ummat Katolik secara objektif sehingga tercipta suasana kedamaian dalam kehidupan ummat beragama.

Dikatakannya, bahwa pembangunan Paroki Rantauprapat sudah merupakan kebutuhan yang utama bagi ummat Katolik, hal ini sejalan dengan perkembangan dan pemekaran wilayah Kabupaten Labuhanbatu menjadi Tiga Kabupaten serta pertumbuhan penduduk, social, ekonomi dan budaya di Kabupaten Labuhanbatu. Maka Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mendukung sepenuhnya perkembangan Gereja Katolik Stasi Rantauprapat ini menjadi Paroki Rantauprapat untuk dapat melayani kebutuhan rohani ummat khususnya ummat Katolik dengan harapan kiranya rencana pembangunan Paroki Rantauprapat ini segera terwujud, sehingga menciptakan kedamaian dan
keamanan dalam beribadah khususnya bagi ummat Katolik di Kabupaten Labuhanbatu, kata dr Tigor.

Pastor Paroki Aek Nabara P Nasarius Rumairi M, SX dalam sambutannya mengatakan dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati
Labuhanbatu yang telah peduli dan membantu pembangunan Paroki Rantauprapat ini, kemudian kami juga telah menikmati beberapa hasil program bapak Bupati Labuhanbatu dan kami mengapresiasi ajakan untuk masuk Sekolah Minggu, Pencegahan Narkoba dan Geng Motor dan kami juga berterimakasih kepada bapak yang selalu meluangkan waktu untuk menghadiri berbagai kegiatan ummat
beragama di daerah ini.

Pastor Paroki ini juga berharap kepada Bupati Labuhanbatu, kiranya setelah pembangunan Gereja dan Rumah Pastor atau Paroki
Rantauprapat ini selesai kami berharap kiranya Pemkab Labuhanbatu dapat membangun atau mengaspal jalan yang ada di depan lokasi pembangunan Paroki ini, kata Rumairi berharap.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pesta Pelindung, Krisma dan Pembangunan Persiapan Paroki Rantauparapat Drs. J Simamora dalam laporannya
menjelaskan, bahwa peserta dalam pesta ini adalah sebagian ummat Katolik Rayon Rantauprapat lebih kurang 1200 orang, peserta Krisma 300 orang dan undangan sebanyak 50 orang sehingga total yang hadir adalah sebanyak 1.550 orang, dimana dalam kegiatan ini pagi harinya telah dilaksanakan ibadah ekaristti dan sakramen krisma.

Selain itu tujuan utama dalam pelaksanaan pesta ini adalah dalam rangka pengumpulan dana untuk pembangunan persiapan Paroki yang
membutuhkan dana lebih kurang Rp.1.061.000.000,- atau Rp. 1 Milyar lebih, kata J Simamora menjelaskan. ta/ss/ra

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.