Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bupati & Jajarannya Kerab Di Hujat Warga, Tulisan Berbentuk Spanduk Ramaikan Kota Rantauprapat

Bupati & Jajarannya Kerab Di Hujat Warga, Tulisan Berbentuk Spanduk Ramaikan Kota Rantauprapat

Labuhanbatu, suarasumut.com – Dalam kepemimpinan Bupati Labuhanbatu dr Tigor Panusanan Siregar tampaknya Kota Rantauprapat ramai dihiasi spnduk yang berbentuk hujatan yang dipampang warga untuk menyampaikan aspirasinya. Tak segan-segan dalam tulisan yang terbentang dispanduk itu meminta agar Bupati memikirkan nasib warga yang ada di Labuhanbatu.

Seperti yang spanduk yang tertera dijalan Ahmad Yani Rantauprapat bertuliskan, Bupati Kenapa Bagunan yang tanpa IMB bisa berdiri, hingga sampai sekarang tulisan spanduk yang menguhajat Bupati mantan dr itu sampai sekarang tetap berdiri disalah satu kedai milik warga.

Ironisnya lagi, salah seorang rekanan berinesial R yang mengaku dana proyeknya tak dicairakan Pemkab atas APBD BKPSU TA.2014 rela membawa spanduk yang ditempel dimobilnya yang bertuliskan,”Tangkap Oknum Kadis/PPKD yang mempersulit uang rakyat”.

“Biarlah kubuat seperti ini dimobilku biar tahu warga Labuhanbatu bahwa Pemerintah Daerah ini mempersulit uang rakyat.Jadi kemana pun aku melangkah warga tahu kalau berurusan sama Pemkab selalu dipersulit,”kata R, Selasa (20/1) pada suarasumut.com.

Menurutnya,meski bukan uang saja yang tidak dibayarkan Pemkab,ia berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan haknya sampai dana itu dibayarkan padanya.

“Padahal bukan uang ku saja yang tak dibayarkan,banyak juga rekanan yang tak dibayarkan tapi nampaknya orang itu diam saja ngak ada sikit untuk mendesak Pemkab agar utang pemkab itu dibayarkan pada rekanan,tapi ia lah kurasa takut orang itu kalau buat sensasi nanti macam yang kubuat takut tak dapat kue lagi,”ungkap R.

Sementara Kadis Pendapatan Labuhanbatu Muflih hingga sampai saat ini belum dapat dikonfirmasi atas hal tersebut.Begitu juga Humas Pemkab saat dihubungi berjanji akan mempertanyakan dana itu pada Oknum Kadis tersebut kenapa hingga tidak dibayarkan.

“Coba kutanyak dulu ya,kenapa tidak dibayarkan, kutanyak dulu dia ya. Hingga berita ini diterbitkan Sugeng enggan memberikan jawaban pada wartawan atas hal tersebut.

Diberitakan sebelumnya, proyek Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (BKPSU) yang enggan dicairkan oknum Kadis Pendapatan yaitu Muflih terhadap sejumlah rekanan. Tampaknya oknum tersebut risih dengan kejaran wartawan yang ingin mempertanyakan atas tertundanya hingga tidak dibayarkan pada sejumlah rekanan.

Buktinya, Senin (19/1) wartawan suarasumut.com menemui diruang kerjanya, Oknum tersebut diduga jarang ‘ngantor’ dengan alasan yang tak jelas. Parahnya lagi, ponsel yang kerap digunakan Muflih setiap dihubungi kerap berada diluar jangkauan.

“Nggak berani dia nampakkan batang hidungnya itu, berapa proyek yang belum dibayarkan atas dana APBD / BKPSU TA. 2014 sama si oknum Kadis itu. Dan tak terjawabnya itu kenapa hingga sampai sekarang tidak dibayarkan pada rekanan,”kata R dengan nada tinggi.

Dikatakannya ,dalam keterlambatan pembayaran uang proyek tersebut rekanan akan meminta bunga atas uang yang tertahan dikeuangan Pemkab itu.

”Kalau uang awak tertahan, berarti uang awak bebungalah disitu,kumintaknya nanti bunganya itu bah,dari pada sama orang itu,”Ancam R yang berharap Pemkab segera membayarkan pada sejumlah Rekanan.

Menanggapi hal itu Aktifis Aliansi Penyelamatan Indonesia (API) Labuhanbatu Andi Khoirul Harahap mengatakan, jika memang tidak dibayarkan oknum tersebut diminta pada sejumlah rekanan yang tidak diberikan haknya atas proyek tersebut untuk melaporkan penegak Hukum.

“Oknum seperti itu pantasnya dilaporkan saja kepenegak Hukum,biar ada epek jera,jika hal itu dibiarkan rekanan takutnya akan menggulangi hal yang sama pada tahun berikutnya,”pinta Andi.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Bupati Taput Resmikan Listrik Tenaga Turbin Di Desa Lobusihim Kecamatan Simangumban

Taput | suarasumut.com  –  Usai sambut Kunjungan Presiden RI Joko Widodo, pada malam harinya Bupati ...