Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Bupati Harapkan Bidan CPNS Turun Lapangan Cek Orang Sakit & Ibu Hamil, Balita Gizi Buruk

Bupati Harapkan Bidan CPNS Turun Lapangan Cek Orang Sakit & Ibu Hamil, Balita Gizi Buruk

TAPTENG | suarasumut.com  –  Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani mengharapkan, Bidan CPNS turun ke lapangan cek orang sakit & ibu hamil, cek balita gizi buruk, dan kurang gizi hal itu disampaiakan Bupati Tapteng kepada CPNS Bidan PTT Peserta Pembekalan CPNS di Gedung Audio Visual SMA Matauli Pandan, Rabu (21/2)

Saya berharap para bidan memiliki kepedulian sosial yang tinggi untuk membawa perubahan sosial di masyarakat, sejalan dengan Visi dan Misi Pemkab Tapteng mewujudkqn masyarakat TAPANULI TENGAH YANG BERKARAKTER, MANDIRI, BERAKHLAQ DAN BERKEADILAN YANG SEJAHTERA” .

Pembekalan CPNS ini merupakan modal awal untuk melaksanakan tugas sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil dan akan diberi masa training menajadi CPNS atau masa percobaan selama dua tahun mengevaluasi kinerjanya. Perlu saya tegaskan CPNS Bidan yang tidak disiplin, dan tidak memiliki kompetensi maka CPNSnya tidak akan diteruskan. Dilain hal, jika kinerja CPNS Bidan dinilai baik, disiplin dan cekatan maka CPNS diangkat menjadi PNS.

Dibagian lain, Bupati Tapteng mengungkapkan CPNS bidan itu harus bersikap ramah menjaga etika dan sopan santun dan yang utama harus melaksanakan kewajiban, tugas, dan fungsi yang terkandung dalam UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN. Terlebih untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional, diperlukan pengetahuan yang luas, keahlian sesuai bidang yang ditekuni dan attitude yang baik.

“PNS yang profesional adalah PNS yang mempunya tiga hal yakni knowledge yang bagus, skill, dan attitude yang baik. Para CPNS Bidan pun harus turut menjalankan fungsi sebagai pelayan publik yang memahami dan menjalan tupoksinya sebagai Bidan,”jelasnya.

Setelah menjadi CPNS Bidan maka tugas dan kewajibannya bertambah, para CPNS Bidan harus mengetahui kondisi dan persoalan yang ada di masyarakat. Bupati mengatakan masalah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Tapteng agar dapat diminimalisir.

“Bagaimana membuat masyarakat sehat, turun ke lapangan cek orang sakit, cek ibu hamil, cek balita gizi buruk, dan kurang gizi, masing-masing bidan harus punya datanya di masing-masing wilayah.

Di akhir arahannya, Bupati berharap para bidan CPNS dapat meningkatkan kinerjanya, berpikir sistematis dan berkualitas. Bagaimana AKI dan AKB bisa menurun, anak-anak yang mengalami kurang gizi bahkan gizi buruk dapat berkurang. Dan bagaimana persoalan-persoalan kesehatan di Tapteng dapat berkurang.

“Oleh karena itu harus ada pembenahan untuk penyelenggaraan kesehatan, pelayanannya termasuk kelengkapan infrastukturnya agar permasalahan kesehatan di Tapteng bisa berkurang,”kata Bupati.

Sementara itu, Plt. Kepala BKD Kab. Tapteng sebelumnya juga menyampaikan dalam laporannya, bahwa maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan pembekalan CPNS tersebut, adalah CPNS sebagai ASN agar dapat memahami peraturan perundang-undangan Kepegawaian sehingga dapat meningkatkan disiplin, kinerja, keterampilan dan profesionalisme CPNS. Kegiatan pembekalan CPNS ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu 20-21 Februari 2018.

CPNS yang ikut Pembekalan sebanyak 197 orang, terdiri atas Tenaga Kesehatan sebanyak 194 orang dan Tenaga Pertanian sebanyak 3 orang. Nara sumber Pembekalan ini berasal dari Dinas Kesehatan Tapteng dan Satpol PP Tapteng. (ip/ss-tt)

Lihat Juga

Bayar PSK Pakai Uang Palsu, Oknum ASN Kabupaten Nias Ditangkap

Nias | suarasumut.com  –  Bayar jasa psk pakai uang palsu, oknum aparatur sipil negara berinisial ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *