Beranda ›› Headline ›› BPS Setor Data Ke TNP2K, Program PKH Tapteng Dipertanyakan

BPS Setor Data Ke TNP2K, Program PKH Tapteng Dipertanyakan

Tapteng | suarasumut.com  –  Terkait Pendataan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang akan direkap dikabarkan dalam bulan Desember 2017 ini akan didata.

Pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapteng telah menyampaikan hasil pendataan jumlah penduduk ke Tim Nasional Penanggulangan Percepatan Kemiskinan (TNP2K) pemerintah pusat.

Pihak BPS yang disebut-sebut petugas pendamping PKH pada pendataan pengentasan angka kemiskinan itu, belum mengetahui data tahun keberapa yang ditargetkan ke masyarakat Tapteng yang menerima bantuan PKH itu.

“Kita tidak ada lagi kaitannya kesitu, kita cukup mendata ke TNP2K pusat. Nah, TNP2K lah yang menyerahkan ke instansi terkait, yang mungkin mempunyai program-program tertentu,” kata Arida, Kepala Tata Usaha Badan Pusat Statistik Tapteng, yang berkantor di jalan Daulay kecamatan Pandan, Rabu (13/12/2017).

“Jadi kita tidak tahu pendampingnya ini macam mana, apakah datanya ini diambil dari PBDT(Pemutakhiran Basis Data Terpadu)2015 atau dari PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) 2011 kita tidak tau,” jelas Arida.

Sementara itu, salah satu kordinator lapangan PKH yang tidak mau namanya disebutkan dikonfirmasi awak media mengelak. Dirinya tidak bisa memberikan jawaban secara lisan terkait kejelasan PKH yang akan tersalurkan ke setiap desa.

“Bapak bikin aja suratnya dari media mana, untuk menunjukkan administrasi, kemudian bapak datang ke kantor. Kami tidak bisa memberikan penjelasan tentang PKH itu, harus ada secara administrasi sebagai bukti menanya kami,” kilahnya, yang berkantor di jln Daulay kecamatan Pandan.

Dilain tempat, Kepala bidang Kesejahteraan Sosial Tapteng Heppy Marpaung mengungkapkan bantuan PKH tersebut akan segera tersalurkan hampir di keseluruhan wilayah yang ada di Kabupaten Tapteng.

Namun dirinya belum bisa menyampaikan berapa warga dan desa, serta kelurahan yang menerima bantuan itu.

“Saya tidak tahu, hampir semua menerima. Yang jelas nanti saya sampaikan,”tutup dia.

Hingga berita ini diturunkan, Kamis (14/12/2017) belum diketahui awak media sasaran yang menerima bantuan PKH itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah masyarakat di Kabupaten Tapteng Provinsi Sumatra Utara merasa tidak terima atas tidak tepatnya sasaran bantuan yang didata oleh beberapa pendamping PKH di bulan kemarin.

Masyarakat menuding nama yang didata itu merupakan berseberangan dengan program PKH tersebut.(ph/ss-tt)

Lihat Juga

Korban Longsor Di Nias Selatan Kembali Ditemukan

Nias Selatan | suarasumut.com  –  Satu korban longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.