Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› BPMD/K Labuhanbatu Ajukan Protes Ke Menkeu

BPMD/K Labuhanbatu Ajukan Protes Ke Menkeu

Rantauprapat, suarasumut.com – Kementerian Keuangan RI akhir bulan April lalu mencairkan dana desa bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) Pusat ke Kas daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu senilai Rp.2 Milyar. Namun, pencairan dana desa tersebut tidak sesuai dengan perhitungan yang telah ditetapkan sehingga terjadi konflik antara Pemkab Labuhanbatu dengan Kemenkeu.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan (BPMD/K) Labuhanbatu Zaid Harahap,S.sos saat ditemui dalam ruang kerjanya, Senin (18/05) mengakui terjadi kesalahan mengenai jumlah dana desa yang ditransfer dari Kemenkeu.

Sebab, jelasnya, jumlah keseluruhan dana desa yang harus diterima senilai Rp.21 milyar dengan perhitungan tahap pertama pencairan sebesar 40% dari Rp.21 milyar.

“Seharusnya, dana desa yang kami terima berjumlah Rp.8milyar karena sesuai dengan perhitungan 40% tahap pertama pencairan. Jadi bagaimana kami mencairkan ke desa kalau dananya masih kurang,”terang Zaid.

Ia juga mengatakan telah mempersiapkan stafnya untuk langsung pergi ke Jakarta mempertanyakan terkait perihal ini. Selain itu, ia berharap kepada Kepala Desa (Kades) se-Labuhanbatu agar secepatnya mempersiapkan dokumen terkait penerimaan dana desa ini.

Diakhir pembicaraan, ia juga berpesan kepada Kades agar mempergunakan dana desa ini sesuai dengan peraturan dan bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, jelasnya, pertanggungjawaban penggunaan dana desa adalah Kades dan pihaknya sebatas sebagai pendamping untuk sosialisasi.(ta/ss/lb)

Kata kunci terkait:
BPMD Labusel

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *