Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› BNNK Tanjung Balai Razia Diskotik Imbalo, 27 Orang Dites Urine, 21 Positif Narkoba

BNNK Tanjung Balai Razia Diskotik Imbalo, 27 Orang Dites Urine, 21 Positif Narkoba

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Diskotik Imbalo berubah menjadi terang. Suara berisik musik yang mendentum pun tiba-tiba terhenti. Rupanya, petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) menggelar razia, Sabtu (29/8) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Puluhan pengunjung yang awalnya asyik bergoyang menikmati musik hanya bisa tercengang melihat kedatangan petugas.ibarat kata,kucing terpertangkap dalam kandang, para pengunjung diskotek itu tak bisa lari kemana-mana lantaran pintu keluar masuk telah dikawal ketat oleh petugas.

Di dalam ruangan berukuran sekitar 20×20 meter itu, pengunjung baik pria maupun wanita satu persatu tampak digeladah petugas. Hasilnya, tak ditemukan barang bukti narkoba, baik itu pil ekstasi maupun narkoba jenis lain.

“Kita menduga pengunjung sebelum masuk ke diskotek sudah lebih dulu memakan pil ekstasi atau menggunakan narkoba lain, sehingga tidak ada lagi barang bukti kita temukan,” ujar Kepala BNNK Tanjung Balai AKBP S Bangko SH MBA yang dikonfirmasi wartawan saat turut langsung memimpin razia itu.

Namun, kata Bangko, meski tak menemukan barang bukti narkoba, pihaknya tidak melepaskan begitu saja para pengunjung Diskotek Imbalo yang berlokasi di kawasan Jalan Kayu Raja Rantauprapat itu.

Pihaknya pun kemudian menggelandang puluhan pengunjung tersebut ke RSUD Rantauprapat guna menjalani tes urine. “Totalnya ada sekitar 27 orang pengunjung yang kita giring ke RSUD untuk tes urine, 10 wanita dan 17 pria,” jelasnya.

Tes urine yang dilakukan pun menunjukkan hasil yang memprihatinkan. Sebab katanya, dari 27 orang pengunjung yang dites urine itu, 21 diantaranya dinyatakan positif narkoba. “Jadi hanya ada 6 orang yang negatif. Sisanya positif semua, yakni 14 pria dan 7 orang wanita,” bebernya.

Bangko juga mengungkapkan, dari hasil tes urin yang dilakukan, 21 pengunjung positif narkoba itupun dominan diduga menggunakan narkoba jenis pil ekstasi dan sabu-sabu. “Karena hasil urine yang kita tes rata-rata mengandung amfetamin dan metamfetamin yang diduga berasal dari mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi dan sabu-sabu,” terangnya.

Sementara 21 pengunjung yang dinyatakan positf itupun, lanjut Bangko, akan menjalani rehabilitasi dengan pola rawat jalan di RSUD Rantauprapat.

“Ya, kita rehab rawat jalan dulu. Makanya setelah kita data dan kita berikan pembinaan, mereka pun kita biarkan pulang. Tapi mereka wajib lapor dan mengikuti pertemuan di RSUD Rantauprapat ini selama 8 kali pertemuan selama sepekan sekali,” jelasnya.

Bangko menambahkan, razia ditempat-tempat hiburan inipun akan rutin mereka lakukan di wilayah kerjanya yang meliputi 3 kabupaten/kota, yakni Tanjung Balai, Labuhanbatu dan .

“Hal itu kita lakukan sekaitan dengan program Presiden Jokowi yang menargetkan kepada BNN untuk merehabilitasi 100 ribu pengguna narkotika pada tahun 2015 ini,” tandasnya.(ab/ss/lb)

Lihat Juga

Troktoar Di Kota Gunungsitoli Dialih Fungsikan

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Bangunan milik pribadi yang mengalih fungsikan troktoar di Kota Gunungsitoli,Sumatera Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.