Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Biaya PTSL Di Kota Tebingtinggi Maksimum Sebesar Rp 250 Ribu

Biaya PTSL Di Kota Tebingtinggi Maksimum Sebesar Rp 250 Ribu

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Biaya untuk melakukan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Tebingtinggi maksimum sebesar Rp.250 ribu. Dan jangan melebihi sesuai dengan Peraturan Walikota serta jangan manfaatkan hal ini untuk kepentingan pribadi. Jika memang tugas kita melayani masyarakat, jangan mengalihkannya dengan berbagai dalih memanfaatkan hal tersebut sehingga menghilangkan kepercayaan warga.

Demikian ditegaskan Walikota Tebingtinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan dalam rapat koordinasi sosialisasi PTSL bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tebingtinggi, para Camat dan Lurah se kota Tebingtinggi di ruang data Sekretariat Pemko Tebingtinggi, Jumat (9/2) .

Lebih lanjut disampaikan Walikota, bahwa program PTSL yang effektif dan efisien ini agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, sebagai upaya percepatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan bidang tanahnya sehingga berstatus jelas.

“Untuk Camat dan Lurah jangan ada kekhawatiran menjadi masalah hukum, karena yang diurusi pendaftaran tanahnya bukan mengurusi lahan yang bersengketa, jika hal ini yang terjadi anjurkan kepada masyarakat untuk menempuh jalur hukum,”ujarnya.

Diperintahkan Walikota agar Camat dan Lurah senantiasa mendampingi tim yang bertugas turun dilapangan, ingat mendampingi dan bukan membiarkan tim sendiri, untuk menambah kepercayaan masyarakat karena masalah lahan ini sensitif.

Kepada tim dari BPN diharapkan agar menggunakan surat tugas yang jelas, karena saat ini banyak agen-agen dunia yang senantiasa memanfaat hal-hal semacam ini, dan suka mengaku bisa mengurus ini dan itu. “Sedangkan kepada Badan Pengelola aset Daerah agar mendata semua aset Pemerintah Kota Tebing Tinggi termasuk sekolah-sekolah untuk segera didaftarkan agar jelas semua, batas-batasnya,”tegas Walikota.

Sementara Kepala BPN Tebingtinggi Taufik menerangkan bahwa program PTSL untuk Kota Tebingtinggi tahun 2018 ditetapkan sebanyak 5000 bidang, untuk 11 kelurahan di 4 kecamatan, selain Kecamatan Tebingtinggi Kota.

Di Kota Tebingtinggi saat ini secara keseluruhan ada 57.000 bidang dan sudah terdaftar 37.000 bidang dan yang belum 20.000 bidang dan semua tanah diharapkan terdaftar dahulu, dan dalam program PTSL ini terdapat beberapa katagori, K1,K2 dan K3, dan ini merupakan program pemerintah yang dicanangkan Presiden RI Jokowi.

Kepada Camat dan Lurah diharapkan bersedia mendampingi petugas dilapangan. “Karena dengan adanya dari kecamatan dan kelurahan serta Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa masyarakat semakin percaya, dan semakin mempercepat pelaksanaannya dilapangan,”terang Taupik. (ag/ss-tt)

Lihat Juga

BKD Kab. Tapteng Laksanakan Pembekalan CPNS Tahun 2018

TAPTENG | suarasumut.com  –  Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah (BKD Kab. Tapteng) melaksanakan kegiatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *