Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› BI Temukan Transaksi Non Rupiah Di Pulau Nias

BI Temukan Transaksi Non Rupiah Di Pulau Nias

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Bank Indonesia telah menemukan transaksi tanpa menggunakan uang Rupiah di Kepulauan Nias. BI menegaskan, transaksi tunai dan non tunai di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wajib menggunakan Rupiah.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Perwakilan BI Sibolga M.Junaifin pada acara sosialisasi gerakan nasional non tunai dan kegiatan usaha penukaran valuta asing yang dilaksanakan di Hotel Nias Palace, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Selasa (11/4).

“Dari pantauan kami, masih ada beberapa daerah di Pulau Nias yang tidak menggunakan Rupiah dalam bertransaksi. Kita sudah turun langsung ke lokasi, dan memberi pemahaman kepada mereka agar tidak melanggar undang undang,” ujar Kepala Perwakilan BI Sibolga.

Kepala Perwakilan BI Sibolga menegaskan, kewajiban untuk menggunakan uang rupiah diatur dalam Undang Undang nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, dan Undang Undang nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang.
Semua pihak dilarang untuk menolak menerima Rupiah, kecuali terdapat keraguan atas keaslian Rupiah atau pembayaran kewajiban tersebut telah diperjanjikan secara tertulis dalam valuta asing.

Dalam pasal 33 ayat 1 dan 2 UU Mata Uang, sanksi bagi orang yang tidak menggunakan Rupiah dan menolak Rupiah untuk pembayaran di wilayah NKRI adalah pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp200 juta.

Namun, dia mengungkapkan, pada pasal 21 ayat 2 UU Mata Uang juga telah diatur jika penggunaan rupiah tidak berlaku bagi transaksi tertentu dalam rangka pelaksanaan APBN, penerimaan atau pemberian hibah dari atau ke luar negeri, transaksi perdagangan internasional, simpanan di bank dalam bentuk valuta asing atau transaksi pembiayaan internasional.(ih/ss-gs)

Lihat Juga

Pembentukan Karakter Dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

Medan | suarasumut.com  –  Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan ...