Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bermoduskan Hadiah, Judi Game Zone Di Sei Berombang Dapat Restu Dari Muspika

Bermoduskan Hadiah, Judi Game Zone Di Sei Berombang Dapat Restu Dari Muspika

Panai Hilir | suarasumut.com  –  Setelah sekian lama tutup, karena meresahkan kenyamanan masyarakat Sei berombang, Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu ini, akhirnya pihak pengusaha kembali memasang trik baru.

Dengan bermoduskan hadiah, bagi para pemain judi ini akhirnya penyakit masyarakat ini kembali eksis dan beroperasi kembali, tentunya dengan mengkantongi restu berbagai pihak Pemerintah setempat.

Tokoh masyarakat setempat tak habis fikir mengapa semudah itu pihak Pemerintah Kecamatan yang selama ini menjadi panutan dan pelindung hak-hak masyarakat malah mengizinkan pengusaha judi tersebut kembali mengoperasikan lokasinya itu.

Samsul Bahri Sitepu, mengaku heran dengan tabiat Muspika di kecamatan tempat ia tinggal tersebut, menurutnya sudah beberapa kali masyarakat, maupun tokoh agama meminta agar tempat maksiat itu ditutup, namun hukum yang ditegakkan para intansi ini malah dijadikan bisnis yang menguntungkan beberapa pihak, tanpa mementingkan masyarakat.

”Nampaknya enggak cukup mereka digaji rakyat, makanya mencari uang masuk dengan menggadaikan kehormatan sebagai pelayan, pelindung  dan pengayom masyarakat,”cetus Samsul yang juga aktivis itu.

Ironisnya, kata Samsul..pernah dirinya melaporkan hal tersebut kepada Kapolsek Akp.Joni Sitompul beberapa waktu lalu. “Namun dengan berang Kapolsek malah mengatakan, ”mencarikan duit untuk mu saja aku,”sebut Samsul menirukan kalimat Kapolsek .

Ketika dikonfirmasi awak media melalui selulernya, Sabtu (13/02) Ajun Komisaris Polisi Joni Sitompul membenarkan kalau lokasi judi game zone yang meresahkan masyarakat itu kembali beroperasi, namun menurutnya permainan judi itu di izinkan, sebab tidak memakai uang sebagai transaksi, tapi berbentuk hadiah.
”Iya…memang sudah buka kembali, sebenarnya mau saya tutup itu, tapi katanya transaksinya enggak pakai uang, pakai hadiah, tapi akan saya tutup itu nanti kalau kedapatan pakai uang,”tegas Kapolsek.

Menurut Samsul, pernyataan Kapolsek tersebut tidak dapat dibenarkan, sebab hadiah yang diberikan pihak pengusaha judi game zone itu memang berupa rokok, tapi rokok tersebut nantinya dijual kembali ke grosir yang sebelumnya telah membuat MOU dengan sang bandar.

”Ya…itu..sih sama aja….yang bodoh sekarang siapanya..jangan membodohi masyarakatlah..’,ungkap Samsul. (ta/ss/lb)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...