Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Berantas Perluasan Narkoba, Semua Pihak Harus Bersinergi

Berantas Perluasan Narkoba, Semua Pihak Harus Bersinergi

Sergai, suarasumut.com – Penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang (narkoba) semakin hari kian menjadi masalah yang kompleks, disamping itu penyebarannya begitu cepat meluas sehigga telah menyentuh semua lapisan masyarakat.
Hal ini menjadi ancaman bagi generasi penerus bangsa karena semakin meresahkan. Menyikapi hal ini, para penyuluh agama dan elemen masyarakat perlu langkah proaktif dalam melindungi anak-anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Berkaitan dengan permasalahan tersebut, Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) melalui Bagian Kesejahteraan Sosial (Kessos) Sekretariat Daerah menggelar acara pembekalan dan sosialisasi tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN) bagi para penyuluh, tokoh masyarakat dan PNS Kabupaten Sergai.
Pembekalan acara ini dibuka secara resmi Wakil Bupati (Wabup) Sergai Syahrianto, SH dilaksanakan di aula Sultan Serdang kompleks Kantor Bupati Sergai, di Sei Rampah, Jumat (14/11).

Wabup Sergai Syahrianto dalam arahannya mengemukakan berdasarkan data yang diperoleh dari United Nation International Drug Control Program (UNDP) yang merupakan bagian dari badan Perserikataan Bangsa-Bangsa (PBB) disebutkan bahwa lebih dari 200 juta kasus penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika dan adiktif di seluruh dunia, sedangkan di Indonesia tercatat sebanyak 3,6 juta orang menjadi pemakai dari jumlah tersebut 80% penyalahgunaan ini merupakan generasi muda.

Dipaparkan Syahrianto berdasarkan data tersebut menggambarkan semakin dininya usia korban penyalahguna narkoba, halmerupakan ancaman serius serta harus diwaspadai oleh para orang dewasa dalam meminimalisir serta melindungi anaknya dari bahayazat adiktif. Dalam hal ini dibutuhkan peranan semua komponen bangsa untuk mengatasi masalah ini, demikian pula peranan penyuluh agama dan semua pihak proaktif terhadap gejolak yang ada di lingkungan sekitar sehingga dapat mempersempit penyebaran narkoba, sebab sasaran peredaran narkoba bukan saja berada daerah kota tetapi sudah masuk ke wilayah pedesaan.

Menurut Wabup Syahrianto, pendekatan melalui kegiatan agama seperti dakwah yang dilakukan para penyuluh diharapkan selalu memberikan ceramah tentang bahayanya narkoba yang selama ini telah banyak memakan korban, walaupun sudah ada undang-undang yang mengaturnya tetap saja penggunaan narkoba semakin tinggi dengan sengaja melanggar undang-undang tersebut, jelas Wabup Syahrianto.

Diakhir sambutannya Wabup Syahrianto berpesan agar kegiatan ini menjadi tolok ukur memberantas penyalahgunaan narkoba dan bukan sekedar seremonial belaka tetapi harus ditindaklanjuti lebih serius dan sistematis. Karena luasnya lingkup jangkauan bahaya tersebut bukan bersifat nasional lagi juga menjadi masalah besar bagi bangsa-bangsa lain.

Sedangkan dalam laporan Ketua Panitia Drs. Nasrul Azis Siregar menyampaikan tujuan acara ini memberikan informasi dan pengetahuan tentang narkoba pada para penyuluh dan tokoh masyarakat sebagai pengetahuan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda tentang narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya.

Penyuluhan pencegahan narkoba dilaksanakan selama sehari dihadiri Asisten Ekbangsos Drs. H. Hadi Winarno, MM, Kakan Kemenag Sergai H.M David Saragih, S.Ag, MM, jajaran Polres Sergai, para Kepala SKPD, BNNK Sergai, MUI.(pu/ss/sbg)

Lihat Juga

Sosialisasi Seleksi, Pembinaan Calon Anggota Polri, Polres Tapteng MoU Dengan Pemkab

Tapteng | suarasumut.com –  Melahirkan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda Tapanuli ...