Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Bendahara IKIP Gunungsitoli Jadi Tersangka

Bendahara IKIP Gunungsitoli Jadi Tersangka

Nias | suarasumut.com – Bendahara Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Gunungsitoli berinisial SSZ telah ditetapkan sebagai tersangka. SSZ ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan uang mahasiswi IKIP Gunungsitoli oleh Polisi Resor Nias.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH pada pertemuan terbatas dengan mahasiswa IKIP Gunungsitoli, dalam membahas sejumlah tuntutan mahasiswa IKIP Gunungsitoli di halaman kampus IKIP Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sabtu (20/2).

Pada pertemuan terbatas yang juga dihadiri perwakilan Yayasan Perguruan Tinggi (Yaperti) Nias FG.Martin Zebua dan Rektor IKIP Gunungsitoli Drs.Bezisokhi Laoli, MM, Kapolres Nias memberitahu jika kasus penggelapan uang mahasiswa IKIP Gunungsitoli oleh Bendahara IKIP Gunungsitoli SSZ sudah ditingkatkan kepenyidikan.

Namun, keberadaan bendahara IKIP Gunungitoli tersebut hingga saat ini tidak diketahui, sehingga dia meminta mahasiswa IKIP Gunungsitoli untuk membantu Polisi untuk mencari atau memberitahu keberadaan bendahara tersebut.

“SSZ telah ditetapkan sebagai tersangka, dan kasusnya ditangani oleh penyidik Unit I Sat Reskrim Polres Nias Ipda.Adnand Daulay, SH, MH. Kerugian seluruhnya Rp 2,2 milliar, dan bukan hanya Rp 1,2 milliar. Jika mahasiswa ingin mendapat penjelasan lebih detail, kami siap menerima kunjungan mahasiswa di Polres Nias,”tutur Kapolres Nias.

Beri Hadiah

Dihadapan ratusan mahasiswa IKIP Gunungsitoli, Kapolres Nias juga berjanji, dia akan memberi hadiah uang sebesar Rp 2,5 juta bagi mahasiswa IKIP Gunungsitoli yang dapat memberikan informasi keberadaan SSZ kepada Polisi.

Apabila SSZ ada diluar daerah, Polisi akan menanggung biaya atau ongkos mahasiswa yang memberikan informasi, diluar uang hadiah sebesar Rp 2,5 juta untuk bantuan biaya kuliah mahasiswa pemberi informasi.

“Kalau ada mahasiswa yang memberikan informasi kepada kami tentang keberadaan SSZ, saya akan memberikan hadiah uang sebesar Rp 2,5 juta. Jika lokasi SSZ ada diluar daerah, kita akan menanggung ongkos mahasiswa tersebut, dan hadiah uang Rp 2,5 juta untuk bantuan uang kuliah mahasiswa tetap kita berikan,” janji Kapolres Nias.

Kapolres Nias tidak lupa menambahkan, apabila SSZ tertangkap kelak, Polisi akan melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Polisi akan menindak tegas jika ada pihak lain yang ikut terlibat.

Pada berita sebelumnya, diketahui jika mahasiswa IKIP Gunungsitoli melakukan unjukrasa dan memboikot pelaksanaan kuliah sejak Rabu (17/2). Unjukrasa dilakukan untuk menuntut peningkatan akreditas IKIP Gunungsitoli, sarana dan prasarana kampus, dan penuntasan kasus penggelapan uang mahasiswa yang dilakukan bendahara IKIP Gunungsitoli SSZ sebesar Rp 1,2 milliar.(ih/ss-gs)

Kata kunci terkait:
bendahara ikip gunungsitoli

Lihat Juga

Labuhanbatu Kembali Raih Prestasi Dibidang Lingkungan Hidup

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu setelah menerima Penghargaan terbaik I Tingkat Provinsi Sumatera ...