Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Belum Gajian, Puluhan Guru Agama Datangi Kantor Kemenag Gunungsitoli

Belum Gajian, Puluhan Guru Agama Datangi Kantor Kemenag Gunungsitoli

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Puluhan guru agama Islam dibawah naungan kantor Departemen Agama Kota Gunungsitoli belum terima gaji dua .

Guru agama Islam yang diperkirakan berjumlah 50 orang tersebut mendatangi kantor Departemen Agama Kota Gunungsitoli, Jalan Makam Pahlawan, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (5/6) mempertanyakan gaji mereka.

Salah satu guru yang tak ingin namanya dipublikasikan, kepada media mengaku kesal, karena gaji mereka bulan Mei dan Juni tak kunjung dibayar.

“Kami bingung pak, dua bulan kami belum gajian, padahal kami harus memberi makan keluarga. Kami kesini untuk mempertanyakan gaji bulan Mei dan Juni yang tak kunjung dibayar, padahal tidak lama lagi lebaran,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli Drs., M.Pd yang ditemui di kantor Kemenag Kota Gunungsitoli, Selasa (6/6) membenarkan guru agama Islam dibawah naungan Kantor Kemenag Kota Gunungsitoli belum terima gaji bulan Mei dan Juni.

Hal tersebut terjadi karena keterlambatan relokasi anggaran tahun 2017 dari ke Kemenag Kota Gunungsitoli.

“Gaji mereka pasti dibayar, ini hanya masalah keterlambatan relokasi anggaran 2017 dari Kemenag Kabupaten Nias ke Kemenag Kota Gunungsitoli. Kita sedang menunggu hasil revisi dan perkembangan yang sudah diproses di Jakarta, dan hari ini prosesnya selesai. Kita pastikan gaji mereka tidak hilang dan hanya tertunda,” terang Kepala Kantor Kemenag Kota Gunungsitoli.

Namun, Hurung Jaya Saragih tidak dapat memastikan kapan gaji para guru yang berjumlah 50 orang tersebut akan dibayar, mengingat dalam waktu dekat para guru tersebut merayakan lebaran.

“Kita tidak bisa pastikan waktunya, ini akibat keterlambatan pengurusan satker. Jika dana cair, yang dibayar terlebih dahulu adalah gaji bulan Juli. Gaji bulan Mei dan Juni akan diusulkan kembali,”tutur .

Kepada para guru yang belum terima gaji, kepala kantor Kemenag Kota Gunungsitoli meminta untuk bersabar.

Mereka terus berusaha agar relokasi anggaran yang tertunda dan memakan proses cukup panjang bisa cepat terealisasi.

Dari penjelasan Kepala Kantor Kemenag Kota Gunungsitoli, diketahui jika penundaan pembayaran gaji hanya dialami guru agama Islam. Sedangkan guru agama katolik dan protestan tidak mengalami penundaan pembayaran gaji.

Guru agama yang berada dibawah naungan kantor Kemenag Kota Gunungsitoli seluruhnya berjumlah 118 guru. Diantaranya 21 guru agama katolik, 47 guru agama kristen protestan dan 50 guru agama Islam. (al/ss-gs)

Lihat Juga

Troktoar Di Kota Gunungsitoli Dialih Fungsikan

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Bangunan milik pribadi yang mengalih fungsikan troktoar di Kota Gunungsitoli,Sumatera Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.