Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Bea Cukai Paparkan Barang Illegal Hasil Tangkapan

Bea Cukai Paparkan Barang Illegal Hasil Tangkapan

Belawan | suarasumut.com  –    Jumat 8 april 2016 jam 11.00 wib Bea Cukai Belawan Jalan Ujungbaru Belawan Sumatera Utara memainkan perannya untuk melindungi masyarakat. Menyadari nampak negatif kesehatan, dampak negatif sosial dan mencegah masuknya hama dan organisme pengganggu dari luar negeri ke wilayah indonesia, serta melindungi perekonomian dari adanya disparitas harga yang yang dapat mematikan usaha petani.

Tanggal 2 Maret 2016 Bea Cukai Belawan menerima pemberitahuan impor barang dari P.T IPJ berupa 74.250 Kgslinear low D ensity Poly E thylenel LLDPE (biji plastik)dalam 3 kontainer 40 dari Singapura .

Modus yang dilakukan oleh yang bersangkutan adalah dengan memamfaatkan fasilitas jalur kuning, dimana barang tersebut secara sistim hanya diperiksa dokumen pabean dan tidak dilakukan pemeriksaan fisik barang.

Dalam paparan Bea Cukai yang dihadiri Gajah Roosena Kepala Otoritas Belawan, Lantamal Belawan (Pomal) Letkol Julkifly, Ketua 2 Ginsi pusat Erwin Topan, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di wakili Nelson, BNN Letkol Agus, dari Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi didampingi Kanwil Bea Cukai Bambang.

Dirjen Bea cukai Heru Pambudi mengatakan kerugian negara yang ditimbulkan sipatnya ilegal mencapai Rp 13.653.240.301,74. “Yang kita tangkap ada 3 orang ini masih dalam penyelidikan tapi bukan dalam status tersangka,”ucapnya.

Yang bersangkutan melanggar ketentuan dalan undang undang dalam kepabeanan no 17/2006 pasal 103 hurup a berupa pemalsuan dokumen dengan ancaman pidana penjara 2-8 tahun dan/atau denda Rp 100.000.000,00-Rp 5.000.000.000,00′ juncto pasal 102 hurup h berupa penyeludupan dengan ancaman pidana penjara 1-10 tahun dan pidana denda Rp 50.000.000.,00-Rp 5.000.000.000,00

Ketua 2 Ginsi pusat Erwin Topan mengatakan importir ilegal merugikan negara karena tidak bayar pajak seperti penyeludupan bawang, ballpress mereka masuk dengan cara transit barang tersebut berasal dari negara Australia, Amerika dan Eropah Timur.

Hasil pemeriksaan jabatan kedapatan 300 bags butiran kasar berwarna putih, pada kemasan tertera LLDPE dan 3.676 karton berisi 42.058 botol miras berbagai jenis merek dan ukuran yang di samarkan sedemikian rupa di antaranya kantong biji plastik untuk mengelabuhi petugas.(ps/ss-md)

Kata kunci terkait:
cari barang tangkapan bea cukai belawan

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...