Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bantuan Pertanian Di Labuhanbatu Sarat Korupsi

Bantuan Pertanian Di Labuhanbatu Sarat Korupsi

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Bantuan untuk para petani di Labuhanbatu disinyalir sarat dengan praktek korupsi. Pasalnya, bantuan berupa alat pertanian serta dana yang dikucurkan dari anggaran Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) jadi ajang pungli serta tidak sesuai dengan penggunaannya.

Hasil croscek di daerah pesisir Labuhanbatu terdapat 225 kelompok tani mendapat bantuan alat pertanian berupa Handstraktor sebanyak 72 unit. Selain itu, kelompok tani juga mendapat bantuan dana senilai Rp.71 juta/kelompok. Namun, pengakuan dari beberapa kelompok menjelaskan bahwa untuk pengambilan alat pertanian tersebut, mereka dikutip dana senilai Rp.4 juta.

Kemudian untuk penggunaan dana, mereka juga mengaku dana tersebut diambil alih penggunaannya oleh oknum pejabat Dinas Pertanian Labuhanbatu dengan alasan untuk pembelanjaan bibit padi serta pupuk.

Ketua kelompok tani Jaya Triono, warga Dusun 2 Desa, Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah belum lama ditemui dikediamannya mengatakan dana yang diterimanya senilai Rp.71 juta diserahkan kembali kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Bagan Bilah Suryadi.

Kelompoknya, jelas Triono, hanya menerima 9 Ton pupuk bersubsidi jenis UREA dan NPK dengan rincian UREA 4 Ton serta NPK 5 Ton serta bibit padi untuk ukuran luas areal tanaman selebar 25 Ha.

“Dana yang saya terima diminta lagi sama Ketua Gapoktan,katanya (Ketua Gapoktan Suryadi Red) untuk diserahkan ke dinas,”ungkap Triono.

Triono juga mengaku memberikan sejumlah dana senilai Rp.4 juta kepada ketua gapoktan untuk pengambilan 1 unit alat pertanian dengan alasan untuk admintrasi transportasi. Ketua Gapoktan Desa Bagan Bilah Suryadi belum lama ini ketika ditemui dikediamannya mengakui bahwa mengambil kembali dana yang diterima kelompok tani kemudian diserahkan kepada oknum pejabat Dinas Pertanian Labuhanbatu.

Oknum pejabat Dinas Pertanian Labuhanbatu yakni Kepala Bidang (Kabid) Produksi M.Nur Harahap,SE saat ditemui kemarin diruang kerjanya menjelaskan bahwa dana yang diambil alih penggunaannya dari kelompok tani untuk penyelamatan penggunaan dana. ta/ss/lb

Kata kunci terkait:
dinas pertanian labuhan batu, bantuan dinas peternakan kabupaten labuhan batu, berita dinas pertanian labuhanbatu, dinas pertanian labuhan batu rantau perapat, Kadis pertanian labbatu, Kadis pertanian labuhan batu, kelompok tani labuhanbatu, Nama klompok tani ds bagan bilah

Lihat Juga

Jumlah Penduduk Miskin Kota Gunungsitoli Menurun

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Pemerintah Kota Gunungsitoli mengklaim jika jumlah penduduk miskin di Kota Gunungsitoli ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *