Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Bangunan Kantor Bupati Nisut Dipasang Kejaksaan RI Line

Bangunan Kantor Bupati Nisut Dipasang Kejaksaan RI Line

Nias Utara, suarasumut.com — Penyidik Kejaksaan Negeri Gunungsitoli yang dipimpin Kasipidsus Junius Zega, SH, MH memasang Kejaksaan RI Line pada bangunan yang diperuntukkan sebagai kantor Bupati Nias Utara di Desa Fadoro Fulolo, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Rabu (12/8).

Pemasangan Kejaksaan RI Line disaksikan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias Utara Julius Zai, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I tahun 2012 Arifin Hulu serta PPK pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap II tahun 2013 Arfan Zalukhu.

Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Parningotan Bakkara, SH, MH yang ditemui wartawan di kantor Kejari Gunungsitoli, Jalan Soekarno, Kota Gunungsitoli, Rabu (12/8), menerangkan, pemasangan Kejaksaan RI Line merupakan lanjutan proses penyidikan kasus korupsi pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I tahun 2012 dan tahap II tahun 2013.

Pemasangan Kejaksaan RI Line untuk memberitahu pihak terkait, supaya tidak merubah bentuk bangunan sementara waktu, sampai tim ahli yang didatangkan Kejari Gunungsitoli dari Medan selesai melakukan pemeriksaan fisik pada bangunan tersebut.

“Pemasangan Kejaksaan RI Line merupakan tindak lanjut dari ekspost yang telah kita lakukan sebelumnya dan peningkatan kasus korupsi pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I tahun 2012 dan tahap II tahun 2013 ke tingkat penyidikan. Kita sudah mengantongi bukti awal, tetapi kita masih perlu meminta tim ahli melakukan pemeriksaan fisik bangunan,” papar Kajari Gunungsitoli.

Sebelumnya, saat pemasangan Kejaksaan RI Line di Desa Fadoro Fulolo, Kabupaten Nias Utara, PPK pembangunan tahap I Arfan Zalukhu mengatakan, dia sudah siap menanggung resiko apapun dari hasil pekerjaanya.

Menurut Arfan, bangunan kantor Bupati Nias Utara yang dia tangani pada tahap II sudah sesuai prosedur dan tidak ada kesalahan sama sekali.Namun jika memang ada ditemukan penyimpangan, dia siap menerima konsekuen dari resiko pekerjaannya.

“Saya sudah siap menanggung resiko dari pekerjaan saya, tetapi saya hanya menghawatirkan pihak keluarga saya, apabila kelak saya ditetapkan sebagai tersangka. Pembangunan kantor Bupati Nias Utara yang saya tangani sudah sesuai prosedur, dan sebelumnya saya sudah diperiksa dan saya anggap kasus ini tidak lanjut,” ujar Arfan.

Sesuai pantaun wartawan, pemasangan Kejaksaan RI Line pada bangunan kantor Bupati Nias Utara yang disaksikan sekretaris PU Nias Utara Julius Zai dan PPK tahap I serta PPK tahap II berjalan dengan lancar. Sekretaris PU dan PPK juga telah menandatangani berita acara pemasangan Kejaksaan Ri disaksikan penyidik Kejari Gunungsitoli.

Namun dari informasi dan dibenarkan Kasipidsus Kejari Gunungsitoli, setelah meninggalkan lokasi pembangunan kantor Bupati Nias Utara, Kejaksaan RI Line yang telah mereka pasang dibuka oleh warga yang tidak diketahui identitasnya. Kini hal tersebut dalam penyelidikan Kejari Gunungsitoli.

Dari informasi Arfan Zalukhu sebelumnya, juga diketahui jika pembangunan kantor Bupati Nias Utara yang belum selesai akan dilanjutkan tahap III. Pembangunan tahap III dilaksanakan PT.Putra Pewaris Bukit Sakti selama 140 hari dengan pagu dana sebesar Rp 5 milliar, dengan PPK Arfan Zalukhu.(ih/ss/nu)

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *