Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bandar Sabu Yang Ditangkap Intel Korem/Kodim Disidang

Bandar Sabu Yang Ditangkap Intel Korem/Kodim Disidang

*Diduga Mobil Mantan Kasat Narkoba Yang Digunakan ‘BD’ Bakal Dirampas Untuk Negara*

Rantauprapat, suarasumut.com – Bandar sabu yang ditangkap Sat Intel Korem 022/PT bersama Unit Intel Kodim 0209/LB di Jalan Juang Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu pada Jumat (7/11) sekitar pukul 03.00 WIB lalu disidang di Pengadilan Negeri Rantauprapat.

Dalam sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi menyebutkan dipersidangan atas ditangkapnya terdakwa Masuri (35) warga Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, dan Amrijal (37) warga Jalan SM Raja, Kelurahan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan itu atas info dari masyarakat kalau mereka ingin bertransaksi narkoba jenis sabu.

“Atas info dari masyarakat pak hakim, saat itu tim kita menerima informasi kalau mereka berdua akan bertarnsaksi narkoba jenis sabu,setelah kita intelin bersama pihak kodim kita menemukan sabu dimobil dan dilantai yang diduga
infonya mobil itu milik oknum Mantan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu,”tegas Kamil salah seorang petugas Intel Korem saat dipersidangan Rabu (13/5).

Dikatakannya,penerimaan informasi yang diterima, kalau yang ingin bertarnsaksi di Labuhanbatu sebanyak tiga orang, namun setelah digeladah hanya dua orang didalam mobil tersebut.

“Saat itu Tim kita dan intel Kodim mengentai atas informasi tersebut, sebab jika mobil Mitsubihsi Mirage dengan plat BK 1204 YR mengunakan velg putih infonya membawa sabu, jika mengunakan velg merah infonya aman dari sabu, setelah kita intai ternyata mobil yang diinfokan menggunakan pelak putih,”sebut Kamil.

Dari mana kamu tahu bahwa ini mobil oknum mantan Kasat narkoba? sesuai informasi yang kita terima diduga kalau mobil yang digunakan dua terdakwa adalah mobil oknum tersebut dari informasi yang dihimpun,”terang Kamil.

Apakah anda tidak takut membongkar jaringan narkoba yang ada di Labuhanbatu
ini?. “Sesuai perintah atasan saya, kami siap untuk menjalankannya pak
hakim,”ungkap Kamil.

Jika mobil tersebut digunakan untuk kejahatan dapat diyakini juga kalau mobil tersebut bakal dirampas untuk Negara,”jelas Arman.

Sidang yang diketuai Tumpal Sagala,SH, Armansyah,dan Jhonson dan Jaksa Penuntut Umum Susi Sihombing,SH menunda persidangan minggu depan.

sebelumnya, kurir sabu itu ditangkap saat akan mengedarkan sabu-sabu di wilayah Labuhanbatu, tepatnya saat bertransaksi di kawasan Jalan Juang Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu. Keduanya digerebek dari dalam mobil Mitsubihsi Mirage dengan plat BK 1204 YR.

Dari tangan kedua tersangka, petugas pun menemukan barang bukti 10 gram sabu-sabu. Setelah dilakukan penggeledahan, anggota TNI tersebut kembali menemukan 20 gram sabu-sabu yang disembunyikan di dalam mobil.

Dandim 0209/LB Letkol Infanteri Sapta Marwindu Ibrally SIP melalui Dan Unit Intel Lettu Inf Agus Daulay yang dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan 2 kurir sabu tersebut. “Ya, ada pihak kita mengamankan 2 kurir sabu warga Asahan yang mengantar narkoba ke Labuhanbatu,” ujarnya.

Dijelaskan Agus, dari tangan kedua tersangka, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti 30 gram sabu-sabu, uang Rp5 juta, 4 dompet, plastik bungkus sabu
seberat 1 ons, 1 timbangan digital, 2 unit handphone, sebuah bong rakitan dan 1 unit mobil Mitsubishi Mirage. “Semua barang bukti berikut kedua tersangka sudah kita limpahkan ke Satnarkoba Polres Labuhanbatu sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi,” katanya.

Setelah diteliti, Mitsubishi Mirage yang ditumpangi dua kurir sabu tersebut
ternyata palsu. Pasalnya, pada mobil tersebut tertera plat dengan nomor
polisi BK 1204 YR. Namun sesuai yang tertera pada STNK yang didapat dari tersangka, mobil tersebut adalah bernomor polisi B 1797 TRD.

“Ya, kita menduga plat mobil itu palsu, nomor plat aslinya yang tertera di
STNK,” ujar salah seorang anggota TNI yang turut melakukan penangkapan.

Sementara Masuri, salah seorang tersangka yang berhasil diamankan, mengaku jika mobil tersebut bukanlah miliknya melainkan mobil yang dipinjamnya dari
Hamzah (30), warga Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

“Tidak tahu kita pak ini mobil siapa, kita cuma dipinjami sama si Hamzah, anak Padang Matinggi,” ujar Masuri kepada anggota Unit Intel Kodim 0209 LB yang melakukan pemeriksaan.(ab/ss/lb)

Kata kunci terkait:
letkol inf rudi trenggono, letkol rudi trenggono 2015

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...