Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Bandar ‘Sabu’ Pengancam Warga Pakai Pistol Dilapor Polisi

Bandar ‘Sabu’ Pengancam Warga Pakai Pistol Dilapor Polisi

Rantauprapat, suarasumut.com – MENYOAL dugaan Bandar sabu yang diberitakan di sejumlah Media yakni Pirman Pasaribu Alias Man Batak Warga Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Propinsi Sumatera Utara (Sumut) yang mengancam Mora Tanjung menggunakan pistol karena berkomentar di sejumlah media terpaksa berbuntut panjang.

Karena Mora, yang juga penulis (wartawan) disalah satu media terbitan Medan tak senang dengan perlakuan yang dilakukan Pirman. Dalam hal itu, Mora selaku korban membuat laporan ke Polres Labuhanbatu dengan nomor: STPLP/370/III/2015/SU/RES – LBH, pada Kamis (12/03). Laporan itu diterima oleh Kepala Kepolisian Resor Labuhanbatu KA SPK “C”, AIPTU DALYADI.

Menaggapi itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Kabupaten Labuhanbatu Roni Afrizal,SE menanggapi atas adanya pengancaman terhadap Moratua Tanjung sebagai wartawan bahwa atas sikap Firman Pasaribu tersebut, sangatlah disesalkan. Atas tindakan yang dilakukanoleh mafia Firman Pasaribu itu,sebaiknya dilaporkan ke Mapolres Labuhanbatu,supaya Kapolres Kabupaten Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie,SH,SIK dapat melakukan antisipasi atas keselamatan wartawan yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu ini.

“Kita mendukung Kapolres Labuhanbatu untuk penegakan supermasi hukum dan memproses secara hukum atas pengancaman itu, makanya kita laporkan kejadian tersebut. Kita inikan wartawan yang dilindungi oleh Undang Undang Pers tahun Nomor 40 tahun 1999. Seharusnya, tidak perlu terjadi pengancaman dan apalagi mengajak wartawan berduel dikarenakan berita dimedia. Ya kan ada prosedurnya, bukan main ancam,”ungkap Roni.

Sebelumnya, salah seorang warga Padang Matinggi Kelurahan, Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu di ancam akan ditembak pakai pistol karena telah mengeluarkan ocehannya kebeberapa media atas bandar sabu-sabu dikampungnya.

Hal itu di lakukan Pirman Pasaribu alias Man Batak yang diduga bandar sabu di Padang Matinggi kepada Mora Tanjung.

Awal kejadian itu bermula, saat itu Mora sedang kumpul bersama teman-temannya diseputaran lingkungannya, entah angin apa tiba tiba MB menghampiri yang menggunakan sepeda Motor ZBR.

“Siapa yang jagoan disini sudah lama pistolku ini tidak meledak, mau kuledakkan pistolku ini, seakan pistol tersebut mengarah ke Mora Tanjung.,”kata Mora menirukan ucapan Pirman.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Karo Laksanakan Diklat Revolusi Mental

Karo | suarasumut.com  –  Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *